NIUS.id – Seorang ibu hamil mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari oknum petugas keamanan saat hendak menghadiri pertandingan sepak bola di Kota Bontang, Jumat (2/10/2026).
Peristiwa itu terjadi saat perempuan tersebut datang bersama suami dan anaknya. Mereka sengaja berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan.
Setibanya di salah satu akses masuk, kendaraan mereka disebut tidak diperbolehkan melintas karena area parkir di dalam sudah penuh. Pengunjung kemudian diarahkan mencari lokasi parkir lain di luar area kegiatan.
Perempuan tersebut mengaku tidak mempermasalahkan larangan kendaraan masuk. Namun karena sedang hamil, ia meminta suaminya menurunkannya lebih dekat dari pintu masuk, sementara sang suami melanjutkan mencari tempat parkir.
“Saya bilang saya diturunkan di sini saja. Saya sedang hamil, kalau jalan dari tempat parkir cukup jauh,” ujar korban, Winda.
Namun, menurut pengakuannya, salah seorang petugas keamanan justru menjawab dengan nada tinggi.
“Gausah dijadikan alasan, Bu,” kata petugas tersebut sebagaimana ditirukan.
Ucapan itu disebut membuatnya terkejut dan emosional. Ia kemudian mempertanyakan perkataan petugas karena merasa kondisi kehamilannya dianggap sebagai alasan untuk memaksakan diri masuk ke area kegiatan.
Situasi disebut semakin memanas setelah petugas tersebut kembali melontarkan perkataan yang dinilai tidak pantas.
“Kalau begitu jangan ke sini nonton,” ujarnya menirukan perkataan petugas.
Perempuan itu mengaku menangis dan tubuhnya sempat gemetar setelah kejadian tersebut.
Ia menegaskan dirinya bersama suami sejak awal tidak pernah memaksa kendaraan tetap masuk. Permintaannya hanya agar dapat diturunkan lebih dekat mengingat kondisi kehamilannya.
“Kami sama sekali tidak ngotot minta masuk. Saya cuma mau diturunkan di depan, suami yang cari parkir di luar,” kata Winda.
Dirinya mengaku telah menyampaikan pengaduan kepada pihak terkait melalui akun sosial media yang bersangkutan dengan berharap insiden tersebut dapat ditindaklanjuti.
Hingga berita ini diterbitkan, NIUS.id masih berupaya memperoleh klarifikasi dari pihak penyelenggara untuk memastikan kronologi kejadian secara utuh.
Laporan Wartawan NIUS.id, Zuajie



