BalikpapanKALTIMNEWS

Kecelakaan Beruntun di Balikpapan, Truk Fuso Diduga Rem Blong Hantam Belasan Kendaraan

×

Kecelakaan Beruntun di Balikpapan, Truk Fuso Diduga Rem Blong Hantam Belasan Kendaraan

Sebarkan artikel ini
Berdasarkan informasi sementara, truk tersebut menghantam tujuh mobil, tiga sepeda motor, serta sebuah warung makan sebelum akhirnya berhenti. Peristiwa itu memicu kepanikan di sekitar lokasi kejadian. Foto/NIUS.id

NIUS.id – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Minyak menuju Pelabuhan Semayang, Kota Balikpapan, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 23.00 WITA. Sebuah truk fuso yang diduga mengalami rem blong menabrak sejumlah kendaraan hingga merobohkan sebuah warung makan di tepi jalan.

Berdasarkan informasi sementara, truk tersebut menghantam tujuh mobil, tiga sepeda motor, serta sebuah warung makan sebelum akhirnya berhenti. Peristiwa itu memicu kepanikan di sekitar lokasi kejadian.

Saat kecelakaan terjadi, sejumlah pekerja bongkar muat sedang beraktivitas di area Pelabuhan Semayang.

Salah seorang pekerja, M. Fadli, mengaku mendengar bunyi klakson panjang sebelum suara benturan keras terdengar berulang kali.

“Kami lagi bongkaran di dalam. Tiba-tiba dengar klakson panjang melengking, seperti hilang rem. Setelah itu langsung suara benturan beruntun keras sekali. Kami semua lari ke luar,” ujarnya.

Ketika keluar dari area pelabuhan, Fadli melihat sejumlah kendaraan yang sebelumnya terparkir di pinggir jalan telah mengalami kerusakan parah akibat ditabrak truk.

Beruntung, saat kejadian tidak ada pengemudi maupun penumpang di dalam kendaraan-kendaraan tersebut. Sebagian besar kendaraan diketahui milik para pekerja bongkar muat yang sedang bekerja di dalam kawasan pelabuhan.

Meski tidak ada korban di dalam kendaraan yang ditabrak, Fadli mengaku mengalami kerugian besar karena tiga unit angkutan kota (angkot) miliknya rusak berat.

“Yang punya saya ada tiga unit angkot. Semuanya kena, rusak berat,” katanya.

Akibat benturan tersebut, bagian depan truk fuso juga mengalami kerusakan cukup parah. Sopir truk dilaporkan mengalami patah tulang pada kaki dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Selain pengemudi truk, informasi awal juga menyebutkan adanya korban luka lainnya. Namun hingga kini, kepolisian dan tim medis masih melakukan pendataan serta memastikan jumlah maupun kondisi para korban.

Hingga Kamis dini hari, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan kegagalan sistem pengereman pada truk tersebut.

Polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti guna mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan yang menyebabkan kerusakan pada sejumlah kendaraan dan bangunan di kawasan menuju Pelabuhan Semayang tersebut. (*/Zk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *