KALTIMKESEHATANKukarNEWSUTAMA

Heboh Video MBG Kelapa Muda Muara Badak, Begini Faktanya

×

Heboh Video MBG Kelapa Muda Muara Badak, Begini Faktanya

Sebarkan artikel ini
Tangkap layar video MBG kelapa muda Muara Badak. (Ilustrasi)
Tangkap layar video MBG kelapa muda Muara Badak. (Ilustrasi)

NIUS.id – Video pembagian menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 001 Muara Badak mendadak viral dan mengundang perhatian luas.

Selain itu, rekaman yang memperlihatkan siswa menerima kelapa muda itu memicu tanda tanya publik.

Selain itu, situasi tersebut langsung mendapat respons dari Polres Bontang yang bergerak melakukan penelusuran fakta.

Selain itu, kasi Humas Polres Bontang, Dany, menegaskan pihaknya turun tangan agar informasi tidak berkembang liar.

“Menindaklanjuti video yang viral, kami segera melakukan klarifikasi kepada pihak terkait untuk memastikan kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Selain itu, penelusuran dilakukan, Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 12.00 WITA. Langkah itu bertujuan meredam potensi disinformasi di tengah masyarakat.

“Berdasarkan hasil pengecekan, menu yang diberikan bukan hanya kelapa muda, tetapi satu paket lengkap sesuai ketentuan,” tegas Dany.

Selain itu, hasil pendalaman menunjukkan peristiwa tersebut terjadi, Kamis (5/2/2026). Lokasinya berada di dapur SPPG Gas Alam Badak 1, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Selain itu, menu kelapa muda diberikan sebagai pengganti jadwal distribusi karena sekolah tengah menjalani kegiatan bimbingan teknis guru.

“Penggantian dilakukan setelah ada koordinasi dengan pihak sekolah sehingga layanan makanan tetap berjalan,” jelasnya.

Selain itu, penyelenggara program memastikan paket yang diterima siswa tidak hanya satu jenis makanan.

Selain itu, satu paket dilaporkan berisi kelapa muda, roti abon ukuran sedang, telur rebus, serta susu.

“Kami sudah memastikan bahwa paket memenuhi komponen gizi dan dapat dikonsumsi dengan aman oleh para siswa,” tambah Dany.

Muara Badak Penggantian Menu Terjadi Keterbatasan Stok Buah

Selain itu, penggantian menu terjadi karena keterbatasan stok buah pada minggu tersebut.

Selain itu, jeruk yang tersedia sengaja tidak dibagikan demi menghindari risiko kesehatan apabila dikonsumsi bersamaan dengan susu.

“Pertimbangan kesehatan menjadi prioritas sehingga dipilih alternatif yang lebih aman,” katanya.

Sebanyak 262 siswa tercatat menerima paket MBG tersebut.

Para siswa disebut menyambut pembagian makanan dengan antusias tanpa kendala berarti.

“Dari keterangan guru, kegiatan berlangsung lancar dan para siswa menerima menu dengan baik,” ungkapnya.

Video MBG Muara Badak yang terlanjur viral diketahui hanya menampilkan pembagian kelapa muda.

Sementara isi paket lainnya tidak terlihat dalam rekaman.

“Konteks utuhnya tidak tampak di video, sehingga memunculkan persepsi seolah siswa hanya menerima satu buah kelapa,” terang Dany.

Pihak sekolah bersama penyelenggara akhirnya menghapus unggahan tersebut.

Klarifikasi juga disampaikan guna meluruskan informasi yang beredar.

“Kami mengimbau masyarakat tetap bijak bermedia sosial dan tidak mudah terpengaruh potongan video tanpa konteks,” ucapnya.

Ia menekankan pentingnya verifikasi sebelum menyebarkan informasi.

Menurutnya, langkah sederhana itu dapat mencegah kepanikan maupun kesalahpahaman publik.

“Peran masyarakat sangat penting dalam menjaga ruang digital tetap sehat,” tutupnya.

(*)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *