KALTIMNEWSPOLITIKSamarinda

PKB Kaltim Tegas Tak Usung Rudy–Seno di Pilgub 2029

×

PKB Kaltim Tegas Tak Usung Rudy–Seno di Pilgub 2029

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD PKB Kaltim, Syafruddin. (DOK: NIUS.id)
Ketua DPD PKB Kaltim, Syafruddin. (DOK: NIUS.id)

NIUS.id – DPW PKB Kalimantan Timur menyatakan tidak akan kembali mengusung pasangan gubernur dan wakil gubernur petahana pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2029. Sikap tersebut disampaikan setelah mencermati kinerja pemerintahan yang telah berjalan satu tahun.

Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, menegaskan keputusan itu merupakan sikap resmi partai dan bukan diambil secara spontan.

“Melihat satu tahun pemerintahan Rudy Mas’ud–Seno Aji, hari ini kami dengan tegas menyatakan tidak akan mengusung lagi di Pilgub 2029,” kata Syafruddin.

Ia menyebut, PKB merupakan salah satu partai yang paling awal memberikan dukungan pada Pilgub 2024. Namun, kini partainya juga menjadi yang pertama menyatakan tidak akan melanjutkan dukungan pada periode berikutnya.

“Dulu kami paling awal mendukung. Sekarang kami juga paling awal menyatakan tidak lagi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah masa kepemimpinan Rudy Mas’ud dan Seno Aji yang baru memasuki tahun pertama sejak dilantik pada 20 Februari 2025.

Syafruddin memastikan, pada kontestasi 2029 mendatang, PKB akan mengusung kader internal yang telah berpengalaman di eksekutif.

“Yang pasti kami sudah punya kader sendiri. Sudah malang melintang di eksekutif. Itu yang akan kami dorong,” katanya.

Ia menjelaskan, perubahan arah politik ini dipengaruhi minimnya ruang komunikasi antara partai pengusung dengan kepala daerah selama satu tahun terakhir. Hal tersebut dinilai menghambat penyampaian masukan terhadap kebijakan pemerintah.

“Kalau yang sekarang ini, kita enggak bisa kasih masukan. Ruang diskusi saja enggak ada. Kita hanya mengantarkan saja jadi gubernur, habis itu selesai,” ucapnya.

Menurutnya, partai politik seharusnya memiliki akses dialog agar kebijakan yang diambil tetap berpihak kepada masyarakat.

“Kalau kader sendiri, kita bisa arahkan kebijakannya supaya benar-benar berpihak ke rakyat,” katanya.

Syafruddin menegaskan, meskipun dinamika politik dapat berubah, sikap tersebut menjadi keputusan resmi PKB Kaltim untuk Pilgub mendatang.

“Politik itu dinamis. Tapi sikap kami jelas. Untuk periode kedua, kami tidak akan mengusung lagi,” pungkasnya.

(*/ZK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *