NIUS.id – Proyek Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Balikpapan senilai Rp12,6 miliar harus selesai dalam 176 hari kalender. Pemerintah meminta kontraktor mempercepat pekerjaan struktur tanpa mengabaikan mutu dan keselamatan pekerja.
Selain itu, cV Putra Jaya Abadi mengerjakan proyek yang bersumber dari APBD Kota Balikpapan tersebut. Setelah sekitar satu bulan pelaksanaan, kontraktor memiliki waktu kurang lebih empat setengah bulan untuk menuntaskan seluruh pekerjaan.
Selain itu, wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengatakan fondasi, kolom, dan balok perlu segera selesai. Tahap arsitektur serta penyelesaian akhir biasanya membutuhkan waktu lebih panjang.
“Sekarang sudah berjalan kurang lebih satu bulan sehingga tersisa sekitar empat setengah bulan. Karena saat ini masih pekerjaan struktur seperti fondasi, kolom, dan balok, saya minta supaya dipercepat,” ujar Bagus.
Terkait rp12 6 miliar, menurutnya, kontraktor dapat menambah tenaga kerja apabila kebutuhan lapangan mengharuskannya. Namun, penambahan pekerja harus berjalan bersama penataan lokasi agar aktivitas konstruksi tetap efektif.
“Saya minta ditambah tenaganya. Yang penting lokasi kerjanya juga ditata lebih baik supaya pekerjaan berjalan lancar dan selesai sesuai jadwal,” jelasnya.
Keselamatan Proyek Rumah Jabatan Jadi Perhatian
Terkait rp12 6 miliar, bagus meminta pelaksana merapikan material dan timbunan tanah. Area fabrikasi besi juga perlu memakai pelindung agar pekerja tidak terus-menerus terpapar panas matahari.
Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum, konsultan pengawas, dan kontraktor wajib menjalankan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Setiap orang yang memasuki area proyek harus menggunakan alat pelindung diri sesuai ketentuan.
“Semua pekerja wajib menggunakan alat pelindung diri. Orang yang berada di luar kegiatan proyek pun harus mengikuti prosedur yang berlaku demi keselamatan bersama,” kata Bagus.
Selain itu, cuaca turut memengaruhi jadwal pekerjaan. Karena itu, kontraktor harus menjaga akses proyek agar pekerja dapat kembali beraktivitas segera setelah hujan reda.
“Jangan sampai hujan menghentikan pekerjaan. Karena masih banyak timbunan tanah, akses kerja harus dibuat sebaik mungkin sehingga satu jam setelah hujan pekerja sudah bisa kembali beraktivitas,” tegasnya.
Pengawasan proyek rumah jabatan berlangsung bersamaan dengan penguatan program prioritas APBD Balikpapan. Pemerintah perlu memastikan setiap proyek memenuhi jadwal, mutu bangunan, dan manfaat anggarannya.
Selain itu, bagus optimistis target dapat tercapai apabila kontraktor menjaga ketelitian sejak awal, menata lingkungan kerja, dan mempertahankan koordinasi dengan pemerintah serta konsultan pengawas.
“Saya yakin kalau pekerjaan dari awal sudah teliti dan lokasi kerja bersih, insyaallah hasilnya akan lebih baik dan penyelesaiannya bisa tepat waktu,” tutupnya. (Adv Kominfo Balikpapan)
Selain itu, laporan Wartawan NIUS.id, SR



