ADVERTORIALBontangDPRDKALTIM

DPRD Bontang Minta Badak LNG Perbesar Serapan Tenaga Kerja Lokal

×

DPRD Bontang Minta Badak LNG Perbesar Serapan Tenaga Kerja Lokal

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi A DPRD Bontang, Arfian Arsyad. Ist

NIUS.id – Komisi A DPRD Kota Bontang meminta PT Badak LNG meningkatkan keterlibatan tenaga kerja lokal dalam operasional industri migas di daerah.

Hal itu disampaikan saat kunjungan lapangan DPRD ke Badak LNG yang membahas persoalan ketenagakerjaan hingga isu pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dalam pertemuan tersebut, anggota Komisi A DPRD Bontang, Arfian Arsyad, menilai masyarakat lokal perlu mendapat ruang yang lebih besar untuk bekerja di sektor industri strategis, termasuk melalui program pembinaan bagi warga yang belum memiliki keahlian teknis.

Menurutnya, keberadaan industri besar di daerah harus mampu memberikan dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja lokal agar tidak menimbulkan kesenjangan sosial di masyarakat.

“Perusahaan perlu memperkuat pembinaan dan pendataan tenaga kerja lokal, terutama bagi masyarakat yang belum memiliki keterampilan khusus sehingga mereka juga punya kesempatan untuk berkembang,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Ia juga mendorong agar sistem rekrutmen dilakukan secara lebih terbuka dan terarah dengan mengutamakan pengembangan sumber daya manusia daerah.

“Harapannya masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi benar-benar dilibatkan dalam perkembangan industri di Kota Bontang,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Senior Manager Human Capital PT Badak LNG, Ravito Karismael, menyebut perusahaan terus berupaya menjaga proses rekrutmen tetap profesional dan sesuai mekanisme yang berlaku.

Ia mengakui perusahaan juga menghadapi tantangan berupa adanya pihak-pihak tertentu yang mencoba melakukan intervensi dalam proses ketenagakerjaan.

“Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan bebas dari kepentingan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Ravito.

Sebagai langkah jangka panjang, PT Badak LNG disebut terus membuka ruang pengembangan kompetensi melalui program pelatihan dan pendidikan bagi calon tenaga kerja lokal.

Ravito menjelaskan, proses perekrutan di Badak LNG dilakukan secara bertahap melalui program magang hingga pembinaan di LNG Academy sebelum memasuki dunia kerja profesional.

Ia menambahkan, peserta LNG Academy yang mengikuti pendidikan di Bontang juga menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia lokal di daerah.

“Pembentukan SDM dilakukan melalui proses pembelajaran dan pelatihan terlebih dahulu agar tenaga kerja yang direkrut benar-benar siap menghadapi kebutuhan industri,” jelasnya.

Laporan Wartawan NIUS.id, Lia Abdullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *