NIUS.id – Seorang mahasiswi berinisial LA (20), warga Desa Giri Agung, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, menjadi korban penembakan yang diduga menggunakan senapan angin di kawasan Jalan Pangeran Suryanata, Perumahan Graha Indah, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Jumat malam (12/6/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.25 WITA, sesaat setelah korban pulang dari kampus dan memarkir sepeda motornya di depan rumah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban baru saja tiba di kediamannya ketika terdengar suara letusan. Tak lama kemudian, LA terjatuh sambil memegangi bagian kepalanya yang mengalami luka.
Kejadian itu sontak membuat panik keluarga dan warga sekitar. Korban kemudian segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Asriadi, membenarkan adanya insiden tersebut. Hingga saat ini korban masih menjalani perawatan akibat luka yang dideritanya.
“Benar, dan saat ini korban sedang menjalani perawatan di rumah sakit,” ujar AKP Asriadi, Sabtu (13/6/2026).
Kasus ini terungkap setelah ayah korban, Suryanto (56), melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Samarinda Ulu. Menindaklanjuti laporan itu, Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu bersama Tim Jatanras Polresta Samarinda langsung melakukan penyelidikan intensif.
Petugas mengumpulkan keterangan sejumlah saksi serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian guna mengidentifikasi pelaku.
Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang pria berinisial MZ (22), warga Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Tim gabungan kemudian bergerak menuju lokasi keberadaan terduga pelaku di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bukit Raya, Tenggarong Seberang. Sekitar pukul 02.00 WITA pada Sabtu dini hari (13/6/2026), atau kurang dari empat jam setelah kejadian, MZ berhasil diamankan.
Saat ini penyidik masih mendalami motif di balik aksi penembakan tersebut. Polisi belum menyimpulkan apakah peristiwa itu dilakukan secara sengaja, akibat kelalaian, atau terdapat motif lain yang melatarbelakanginya.
“Pelaku kami amankan kurang dari 1×24 jam di Kukar, beberapa jam setelah kejadian. Dan saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan terkait motif kejadian tersebut,” kata AKP Asriadi.
Polisi juga masih melakukan pendalaman terhadap barang bukti yang digunakan dalam peristiwa tersebut serta menunggu perkembangan kondisi korban yang masih menjalani perawatan medis.
Kasus ini kini dalam penanganan Polsek Samarinda Ulu dan Polresta Samarinda untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi maupun motif yang melatarbelakangi penembakan terhadap mahasiswi tersebut. (*/Zk)



