BontangKALTIMNEWSUTAMA

Dua Pemotor Tabrakan di Simpang Rigomasi Bontang

×

Dua Pemotor Tabrakan di Simpang Rigomasi Bontang

Sebarkan artikel ini
Korban kecelakaan di simpang 4 Rigomasi dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Korban kecelakaan di simpang 4 Rigomasi dilarikan ke rumah sakit terdekat.

NIUS.id – Dua pemotor terlibat kecelakaan di Simpang Rigomasi Bontang, Jalan Ahmad Yani, Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 22.30 WITA. Kedua pengendara mengalami luka dan membutuhkan pertolongan medis setelah sepeda motor mereka bertabrakan di area lampu merah.

Salah satu korban merupakan pengemudi ojek online yang mengendarai Honda Scoopy. Sebelum kejadian, pengemudi tersebut baru mengambil pesanan mi dari tempat usaha yang berada tidak jauh dari persimpangan.

Pengemudi Scoopy kemudian bergerak menuju kawasan Gunung Sari. Pada waktu hampir bersamaan, pengendara Honda Vario datang dari arah Perumahan Halal Square menuju Simpang Rigomasi.

Seorang warga yang berada di lokasi menyebut Honda Vario melaju cepat sebelum benturan terjadi.

“Kencang,” ujar warga tersebut saat menggambarkan laju kendaraan menjelang kecelakaan.

Dua Korban Dievakuasi Tim Medis

Menurut saksi, pengendara Vario sempat melakukan manuver mendahului kendaraan lain. Jarak yang semakin dekat membuat kedua kendaraan akhirnya bertabrakan di tengah lalu lintas malam.

“Jadi ngetek atau menyalip, langsung nabrak,” lanjutnya.

Benturan membuat kedua pengendara terjatuh bersama kendaraannya. Warga yang berada di sekitar persimpangan kemudian mendekat dan membantu mengamankan area sembari menunggu petugas tiba.

Tim PSC Kota Bontang mendatangi lokasi untuk memberikan penanganan awal. Selanjutnya, petugas mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan serta perawatan lanjutan.

“Kayaknya dibawa ke Rumah Sakit Amalia,” kata seorang warga mengenai tujuan evakuasi korban.

Belum ada keterangan resmi mengenai tingkat luka kedua pengendara maupun kerusakan kendaraan. Aparat juga belum menyampaikan kesimpulan tentang penyebab kecelakaan di Simpang Rigomasi Bontang tersebut.

Insiden ini menambah catatan kecelakaan sepeda motor di kawasan perkotaan. Sebelumnya, kecelakaan di tanjakan RSUD Bontang juga membuat seorang pelajar harus menjalani perawatan rumah sakit.

Pengguna jalan perlu mengurangi kecepatan ketika mendekati persimpangan, terutama pada malam hari. Pengendara juga harus memastikan jarak aman sebelum mendahului agar memiliki ruang untuk mengantisipasi kendaraan dari arah lain.

Lampu lalu lintas tidak sepenuhnya menghilangkan risiko tabrakan apabila pengendara melaju terlalu cepat atau melakukan manuver mendadak. Karena itu, disiplin dan kewaspadaan tetap menjadi perlindungan utama bagi setiap pengguna jalan.

Hingga saat ini, NIUS.id baru memperoleh informasi dari warga di lokasi. NIUS.id akan memperbarui kabar apabila kepolisian atau pihak rumah sakit menyampaikan keterangan resmi mengenai kondisi korban dan kronologi kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *