KALTIMNEWSPaserPenajam

Bantuan 361 Sapi untuk Peternak PPU Disalurkan Bertahap, Ini Rinciannya

×

Bantuan 361 Sapi untuk Peternak PPU Disalurkan Bertahap, Ini Rinciannya

Sebarkan artikel ini
Bantuan 361 Sapi untuk Peternak PPU Disalurkan Bertahap, Ini Rinciannya
Sapi bali. Foto/Istimewa

NIUS.id – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mengalokasikan 361 ekor sapi Bali untuk 16 kelompok tani pada tahun anggaran 2026. Namun, penyaluran bantuan tersebut belum sepenuhnya rampung. Lima kelompok masih menunggu ternak yang ditargetkan tiba pada akhir Oktober ini.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian PPU, Ristu Pramula, mengatakan bantuan diberikan secara bertahap. Sebagian kelompok telah menerima ternak, sementara kelompok lainnya masih menunggu proses distribusi.

“Kalau tahun ini ada 361 ekor yang dibagikan kepada 16 kelompok,” kata Ristu, Minggu (25/10/2026).

Berdasarkan rekapitulasi rencana pengadaan ternak tahun anggaran 2026, bantuan tersebut terdiri atas 60 ekor sapi bakalan, 16 ekor sapi jantan, dan 285 ekor sapi betina.

Seluruh ternak yang disiapkan merupakan sapi Bali. Bantuan ini diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha peternakan masyarakat, baik melalui pembiakan maupun penggemukan.

Ristu menjelaskan, sapi betina dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan populasi ternak. Sementara itu, sapi jantan diperuntukkan bagi penggemukan maupun sebagai pejantan, sesuai kebutuhan kelompok penerima.

“Jenisnya sapi Bali. Ada betina dan jantan. Untuk yang jantan, sebagian diperuntukkan bagi penggemukan dan sebagian lagi untuk pejantan,” jelasnya.

Meski demikian, distribusi ternak sempat mengalami kendala. Pengiriman sapi dari Nusa Tenggara Barat (NTB) tertunda akibat bencana yang terjadi di wilayah tersebut.

“Pengambilannya kemarin dari NTB. Karena ada bencana di sana, pengirimannya menjadi tertunda,” ungkap Ristu.

Saat ini, masih ada lima kelompok yang belum menerima bantuan. Salah satunya berada di wilayah Waru, sedangkan lokasi penerima lainnya masih perlu dipastikan berdasarkan daftar kelompok tani.

Pemkab PPU menargetkan seluruh bantuan dapat disalurkan pada akhir Oktober 2026.

“Yang belum menerima itu tinggal lima kelompok lagi. Targetnya akhir Oktober ini selesai semua,” katanya.

Melalui program pengadaan ternak tersebut, pemerintah daerah berharap kelompok tani dapat memperkuat usaha peternakan mereka. Selain mendukung penambahan populasi sapi, bantuan juga diharapkan membuka peluang pengembangan usaha pembiakan dan penggemukan secara berkelanjutan. (*/Zk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *