NIUS.id – Program Balikpapan Terang terus digenjot Pemerintah Kota Balikpapan. Meski sudah memasang ribuan lampu penerangan jalan umum (PJU) dalam empat tahun terakhir, kebutuhan baru terus bermunculan seiring pesatnya pembangunan kawasan permukiman dan infrastruktur.
Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, mengatakan sejak 2023 hingga 2026 pemerintah telah memasang sebanyak 8.035 unit PJU yang tersebar di berbagai wilayah kota.
“Totalnya sejak 2023 sampai 2026 ada 8.035 unit PJU dengan anggaran Rp244 miliar,” ujar Fadli, Sabtu (20/6/2026).
Fadli menegaskan setiap titik pemasangan tidak ditentukan secara sembarangan. Dishub lebih dulu menyusun kajian agar lokasi yang dipilih sesuai kebutuhan sekaligus kewenangan pemerintah.
“Sudah ada kajian yang kami susun untuk memastikan penempatan PJU itu sesuai kewenangan dan spesifikasi yang dibutuhkan,” katanya.
Salah satu perhatian pemerintah berada di ruas jalan nasional mulai Kilometer (Km) 4 hingga Km 24. Meski status jalannya berada di bawah kewenangan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, Pemkot tetap berupaya menghadirkan penerangan karena tingginya aktivitas masyarakat.
“Meski statusnya jalan nasional, karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat, kami sudah meminta izin untuk dapat memasang penerangan di beberapa titik,” ungkapnya.
Pemasangan lampu di kawasan tersebut dilakukan bertahap. Sebanyak 50 titik telah dipasang di ruas Km 20 hingga Km 24. Selanjutnya pada 2025 pemerintah kembali menambah 330 titik yang tersebar mulai Km 3, Km 5, Km 10 hingga Km 23. Tahun 2026, tambahan 10 titik kembali dipasang di kawasan Km 8.
Meski jumlah PJU terus bertambah, kebutuhan penerangan belum sepenuhnya terpenuhi. Pertumbuhan kawasan permukiman, pembangunan jalan baru, hingga meningkatnya aktivitas masyarakat memunculkan kebutuhan baru.
“Saat ini kami sedang memperbarui kajian. Hasil evaluasi sementara menunjukkan Balikpapan masih membutuhkan sekitar 5.784 unit PJU tambahan,” jelas Fadli.
Salah satu lokasi yang kini menjadi perhatian ialah Jalan Mukmin Faisal karena konektivitas jalannya semakin luas dan volume kendaraan terus meningkat. Perluasan jaringan penerangan juga telah menjangkau kawasan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) hingga akses menuju Kebun Raya Balikpapan.
“Penerangan jalan akan terus kami sesuaikan mengikuti perkembangan kota agar masyarakat bisa menikmati jalan yang lebih aman, nyaman, dan terang,” tutupnya.
Laporan Wartawan NIUS.id, SR



