NIUS.id – DPRD Kota Bontang mendorong Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk memperkuat strategi promosi dan pendekatan kepada investor guna meningkatkan realisasi investasi di daerah.
Dorongan tersebut disampaikan seiring masih terbukanya peluang investasi yang dinilai belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, menilai upaya menarik investor perlu dilakukan lebih aktif dengan pola jemput bola, bukan hanya menunggu minat dari luar.
Menurutnya, potensi investasi di Kota Bontang masih cukup besar, terutama sebagai kawasan industri, sehingga perlu didukung dengan langkah promosi yang lebih masif dan terarah.
Ia juga menekankan pentingnya peran DPMPTSP dalam membuka akses dan komunikasi dengan calon investor agar peluang yang ada bisa segera terealisasi.
“Upaya menarik investasi perlu ditingkatkan lagi, tidak hanya bersifat menunggu. Harus ada langkah aktif untuk menjangkau investor agar mereka tertarik masuk ke Bontang,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Rustam turut menyoroti capaian investasi yang saat ini telah berada di atas Rp3 triliun. Meski angka tersebut dinilai cukup baik, ia menegaskan bahwa masih terdapat ruang untuk peningkatan yang lebih signifikan.
“Nilai investasi yang ada saat ini sudah menunjukkan tren positif, namun masih memungkinkan untuk ditingkatkan jika strategi yang dilakukan lebih maksimal,” tambahnya.
Menanggapi hal itu, Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dalam pengembangan infrastruktur penunjang investasi.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menawarkan kerja sama pembangunan pelabuhan peti kemas kepada pihak Pelindo dalam kunjungan kerja ke Makassar.
Ia menyebut, dalam pertemuan tersebut pemerintah daerah telah memaparkan potensi kawasan industri serta kesiapan infrastruktur pendukung yang dimiliki Bontang.
“Dalam pertemuan itu telah disampaikan potensi kawasan industri beserta rencana pengembangan infrastruktur, termasuk pelabuhan, sebagai bagian dari upaya menarik minat investor,” jelasnya.
Laporan Wartawan NIUS.id, Lia Abdullah



