ADVERTORIALBontangDPRDEKONOMIKALTIM

DPRD Bontang Soroti Ketimpangan Sosial di Tengah Kuatnya Sektor Industri

×

DPRD Bontang Soroti Ketimpangan Sosial di Tengah Kuatnya Sektor Industri

Sebarkan artikel ini
Kunjungan Komisi A DPRD Bontang ke Badak LNG. Lia Abdullah/Nius

NIUS.id – DPRD Kota Bontang menyoroti masih adanya ketimpangan sosial yang terjadi di tengah kuatnya aktivitas industri di Kota Bontang.

Kondisi ini dinilai menjadi ironi di tengah status Bontang sebagai salah satu kota industri di Kalimantan Timur.

Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, mengungkapkan bahwa temuan tersebut diperoleh saat pihaknya melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah wilayah yang berdekatan dengan kawasan industri, termasuk sekitar operasional Badak LNG.

Ia menilai, perkembangan industri yang pesat belum sepenuhnya diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata.

“Faktanya di lapangan masih ada warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Ini menjadi catatan penting bagi kita semua,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya jarak antara pertumbuhan ekonomi makro dengan kondisi sosial masyarakat di tingkat bawah. Seharusnya, keberadaan industri besar mampu memberikan dampak lebih luas bagi warga sekitar, tidak hanya dalam bentuk pertumbuhan ekonomi perusahaan.

DPRD mendorong agar perusahaan-perusahaan di Bontang lebih aktif memperkuat program tanggung jawab sosial atau CSR yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Perusahaan tidak cukup hanya beroperasi, tetapi juga perlu hadir dalam kehidupan sosial warga sekitar melalui program yang tepat sasaran,” kata Heri.

Ia menambahkan, program berbasis pemberdayaan ekonomi, bantuan sosial, hingga kegiatan lingkungan perlu diperluas agar manfaat industri dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Kami juga sudah lakukan pendekatan berbasis data dan kunjungan langsung ke masyarakat dinilai lebih efektif dalam menjawab kebutuhan warga dibandingkan program yang bersifat administratif,” sebutnya.

Laporan Wartawan NIUS.id, Lia Abdullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *