BontangKALTIMKRIMINALNEWS

Berkedok Teknisi dengan Rompi IntyNet, Komplotan 7 Orang Bobol 6 Gardu PLN Bontang

×

Berkedok Teknisi dengan Rompi IntyNet, Komplotan 7 Orang Bobol 6 Gardu PLN Bontang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

NIUS.id – Agar tidak dicurigai warga, sebagian dari tujuh pelaku pencurian kabel ini mengenakan rompi bertuliskan “IntyNet” — seolah teknisi yang sedang memperbaiki jaringan.

Di balik penyamaran itu, mereka membawa gergaji besi, cutter, dan tang potong untuk memotong kabel-kabel vital di gardu listrik dan penerangan jalan umum (PJU).

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Bontang membekuk ketujuh pelaku — berinisial HMP, J, AS, R, G, ARM, dan MRJ — pada Jumat (17/7/2026) sore.

Aksi komplotan ini terendus pertama kali saat warga mencurigai aktivitas tidak biasa di sekitar gardu listrik depan kawasan STITEK, Kilometer 6, akhir Juni lalu. Saat petugas PLN mengecek, kabel grounding — komponen pengaman gardu — sudah hilang dipotong.

Penelusuran berlanjut dan menemukan sedikitnya enam gardu listrik di Bontang sudah dibobol dengan cara serupa.

Dampaknya langsung dirasakan warga: kabel PJU di Jalan S. Parman ikut dicuri sehingga lampu jalan padam. Wilayah operasi komplotan ini bahkan meluas hingga ke area hukum Polsek Teluk Pandan, Kutai Timur.

Satu toko warga juga menjadi sasaran — tandon air berkapasitas besar diangkut pakai mobil pikap hitam, dan fasilitas toko lainnya dirusak.

Kasat Reskrim Polres Bontang, Iptu Putu Ari Sanjaya Putra, menyebut penangkapan dilakukan setelah memetakan laporan dari korban dan saksi mata.

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap seluruh pelaku, memeriksa saksi-saksi serta melengkapi alat bukti untuk proses penyidikan,” tegasnya.

Seluruh alat pemotong dan rompi penyamaran disita di Mapolres Bontang. Para pelaku kini terancam dijerat Pasal 477 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait perusakan dan pencurian fasilitas publik. (*/Zk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *