NIUS.id – Kursi Wakil Ketua DPRD Kota Bontang hingga kini masih belum terisi setelah wafatnya Maming beberapa waktu lalu. Proses pergantian antarwaktu (PAW) masih menunggu usulan resmi dari partai politik.
Sekretaris DPRD Bontang, Yessy Waspo, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih menjalankan tahapan administrasi sambil menunggu nama pengganti yang diajukan oleh PDI Perjuangan sebagai pemilik kursi tersebut.
Menurutnya, setelah usulan nama diterima, Sekretariat DPRD akan melanjutkan proses administrasi secara berjenjang hingga ke tahap pelantikan.
“Prosesnya tetap berjalan, tetapi kami masih menunggu usulan resmi dari partai. Jika semua sudah lengkap, tahapan berikutnya akan segera diproses,” ujarnya.
Ia menambahkan, jadwal pelantikan belum dapat dipastikan karena seluruh tahapan harus menunggu kelengkapan administrasi serta persetujuan dari partai politik.
“Untuk waktu pelantikan masih belum bisa ditentukan. Semua tergantung pada kelengkapan berkas dan persetujuan yang masuk,” jelasnya.
Yessy juga menegaskan bahwa mekanisme pergantian unsur pimpinan DPRD harus melalui prosedur yang telah ditetapkan, termasuk adanya surat resmi dari partai sebagai dasar proses PAW.
“Saat ini kami masih menunggu seluruh dokumen pendukung dari partai agar proses bisa dilanjutkan,” tambahnya.
Diketahui sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Bontang, Maming, meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Taman Husada.
“Almarhum sebelumnya sempat menjalani perawatan karena sakit,” pungkasnya.
Laporan Wartawan NIUS.id, Lia Abdullah



