NIUS.id – Kesempatan baru bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan kembali terbuka. Sebanyak 2.079 lowongan kerja dari 86 perusahaan hadir dalam Job Market Fair (JMF) 2026 yang digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, 14–15 Juli 2026.
Bursa kerja tahunan ini menjadi wadah pertemuan antara perusahaan dengan para pencari kerja, sekaligus bagian dari upaya Pemerintah Kota Balikpapan memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja di tengah meningkatnya jumlah pencari kerja setiap tahun.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud melalui Asisten II Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, M Andi Yusri M Ramli, mengatakan JMF menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dunia usaha dengan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya membuka peluang kerja, tetapi juga menjadi bentuk kolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, saya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Tenaga Kerja Kota Balikpapan beserta seluruh panitia. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Andi, Selasa (14/7/2026).
Andi menyebut, persoalan pengangguran masih menjadi tantangan bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, melainkan perlu dukungan dunia usaha, lembaga pendidikan, lembaga pelatihan, hingga masyarakat.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan lebih banyak peluang kerja sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri.
“Setiap tahun jumlah pencari kerja baru terus bertambah. Ini menjadi tantangan sekaligus pengingat bagi kita untuk terus mendorong pertumbuhan investasi, mempercepat iklim usaha, dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan dunia industri,” jelasnya.
Sebagai kota penyangga sekaligus pintu gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan memiliki peluang pertumbuhan ekonomi yang semakin terbuka. Perkembangan investasi dan pembangunan diharapkan dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing.
Pada pelaksanaan JMF 2026, sebanyak 86 perusahaan membuka rekrutmen dengan menyediakan 69 jenis jabatan dan 2.079 posisi pekerjaan. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan jumlah lowongan pada tahun sebelumnya, meski peserta perusahaan tahun lalu lebih banyak.
“Kondisi ini tentu menjadi peluang yang sangat baik bagi para pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikan, minat, maupun kompetensi yang dimiliki,” kata Andi.
Ia mengimbau para pencari kerja memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin, mulai dari kemampuan, etos kerja, hingga kesiapan beradaptasi dengan perubahan dunia kerja.
Sebab, kata dia, kebutuhan industri saat ini tidak hanya melihat kualifikasi pendidikan, tetapi juga kemampuan beradaptasi dan kemauan untuk terus berkembang.
Melalui Job Market Fair 2026, Pemerintah Kota Balikpapan berharap banyak masyarakat yang mendapatkan akses pekerjaan, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Laporan Wartawan NIUS.id, SR



