NIUS.id – Lapangan olahraga kembali menjadi ruang belajar bagi pelajar di Kota Bontang. Sebanyak 15 SMA dan SMK ikut ambil bagian dalam Smanda Cup XVIII yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-31 SMA Negeri 2 (Smanda) Bontang.
Ajang tahunan tersebut resmi dibuka di Lapangan Basket Smanda Bontang, Jumat, 28 Agustus 2026. Pembukaan dilakukan oleh Wali Kota Bontang yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Lukman.
Tidak hanya mempertandingkan olahraga, Smanda Cup XVIII juga dirancang menjadi bagian dari proses pembelajaran siswa di luar ruang kelas. Selama pelaksanaan, peserta akan mengikuti enam jenis pertandingan dan lomba, yakni futsal, bola voli, basket, bulu tangkis, fun run dan lomba internal.
Kepala Smanda Bontang, Suyanik, mengatakan penyelenggaraan Smanda Cup menjadi salah satu upaya sekolah menerapkan konsep pembelajaran mendalam. Menurutnya, nilai pendidikan tidak berhenti ketika siswa meninggalkan ruang kelas.
Dalam sebuah pertandingan, kata dia, siswa belajar mengolah hati, rasa, pikiran sekaligus menjaga kebugaran fisik.
“Ketika melaksanakan lomba, semua unsur pembelajaran tertanam di dalamnya. Olah hati, olah rasa, olah pikir dan olahraga menyatu,” kata Suyanik.
Karena itu, ia berharap peserta tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.
“Kemenangan bukan sekadar tampil di podium dan menerima piala. Kemenangan hakiki adalah ketika pulang membawa persahabatan, solidaritas, sportivitas, pandai mengelola emosi dan menghargai keberagaman,” ujarnya.
Suyanik juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Smanda Cup XVIII, mulai dari orang tua siswa, sponsor, komite sekolah hingga paguyuban kelas.
“Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh mitra pembelajaran, para sponsor, komite serta paguyuban kelas yang telah mendukung kegiatan ini,” ucapnya.
Sementara itu, Lukman mengapresiasi konsistensi Smanda Bontang menggelar kompetisi tersebut setiap tahun. Menurutnya, kegiatan olahraga antarsekolah dapat menjadi sarana membangun karakter sekaligus mengembangkan kemampuan bekerja sama di kalangan pelajar.
“Kami yakin Smanda Cup ini akan melahirkan para penerus insan olahraga yang berkualitas dan mampu dibanggakan untuk membawa nama daerah dan negara dalam setiap event kejuaraan,” ungkap Lukman.
Ia menilai nilai-nilai yang tumbuh dalam kompetisi, seperti kerja sama tim, disiplin dan sportivitas, dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan tersebut, Lukman juga menyampaikan kebijakan Pemerintah Kota Bontang di bidang pendidikan. Pemkot Bontang segera meluncurkan Program Kartu Bontang Pintar (KBP) dengan total alokasi anggaran mencapai Rp29,6 miliar.
Program tersebut akan direalisasikan melalui APBD Perubahan Tahun 2026 dan diarahkan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan.
“Kebijakan ini ditujukan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Pemenuhan hak dasar ini menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap dunia pendidikan, meskipun di tengah tantangan fiskal yang sedang dihadapi daerah,” terang Lukman.
Smanda Cup XVIII berlangsung mulai 28 Agustus hingga 19 September 2026. Sebanyak 15 SMA/SMK se-Kota Bontang ambil bagian dalam kompetisi yang memadukan olahraga, persahabatan dan pembentukan karakter pelajar tersebut.
Di lapangan, para peserta memang akan saling berhadapan untuk mengejar kemenangan. Namun bagi Smanda Bontang, ada pelajaran yang jauh lebih penting untuk dibawa pulang: bagaimana bersaing dengan sehat, menghargai lawan dan tetap menjaga persahabatan setelah pertandingan usai. (*)



