BalikpapanKALTIMNEWS

2.079 Lowongan di Job Fair Balikpapan, Lebih dari Separuhnya untuk Lulusan SMA/SMK

×

2.079 Lowongan di Job Fair Balikpapan, Lebih dari Separuhnya untuk Lulusan SMA/SMK

Sebarkan artikel ini
JMF 2026 digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, 14–15 Juli 2026, dengan 86 perusahaan berpartisipasi membuka 69 jenis jabatan dari berbagai sektor. Foto/Istimewa

NIUS.id – Dari 2.079 lowongan kerja yang tersedia dalam Job Market Fair (JMF) 2026 Balikpapan, lebih dari separuhnya, 1.111 posisi  ditujukan untuk lulusan SMA/SMK. Sarjana (S1) tersedia 572 posisi, diploma 395 posisi, dan lulusan SMP hanya 1 posisi.

JMF 2026 digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, 14–15 Juli 2026, dengan 86 perusahaan berpartisipasi membuka 69 jenis jabatan dari berbagai sektor.

Jabatan yang paling banyak dibutuhkan adalah sales dan marketing (380 orang), mekanik mesin dan alat berat (181 orang), pramuniaga (149 orang), management trainee (120 orang), kolektor (78 orang), administrasi (70 orang), operator alat berat (67 orang), tenaga kesehatan (60 orang), tenaga kebersihan (53 orang), dan frontliner (sekitar 50 orang).

Dari sisi sektor, perusahaan paling banyak berasal dari perdagangan besar/eceran dan reparasi kendaraan (17 perusahaan), diikuti keuangan dan asuransi (15 perusahaan), akomodasi dan kuliner (14 perusahaan), serta jasa ketenagakerjaan dan agen perjalanan (12 perusahaan).

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Dinas Ketenagakerjaan Balikpapan, Baidawi, menyebut dominasi kebutuhan tenaga kerja lulusan SMA/SMK menunjukkan pentingnya pendidikan vokasi dan sertifikasi kompetensi.

“Kebutuhan terbesar industri masih berasal dari tenaga kerja vokasi. Karena itu penguatan kompetensi lulusan SMK dan sertifikasi keterampilan menjadi sangat penting,” katanya.

Di sisi lain, data Dinas Ketenagakerjaan Balikpapan per Juni 2026 masih mencatat 2.827 pencari kerja yang belum terserap, 1.406 laki-laki dan 1.421 perempuan. JMF ini diharapkan bisa mempercepat pertemuan langsung antara pencari kerja dan perusahaan.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, M Andi Yusri M Ramli, yang membuka kegiatan menyebut Balikpapan punya peluang besar seiring posisinya sebagai kota penyangga IKN.

“Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pencari kerja. Tunjukkan kemampuan, etos kerja, dan semangat untuk terus belajar, karena dunia kerja saat ini membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kualifikasi, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” katanya. (*/Zk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *