BalikpapanKALTIMNEWS

Realisasi Pajak Balikpapan Baru 46,6 Persen, PBB Paling Tertinggal di 22,6 Persen

×

Realisasi Pajak Balikpapan Baru 46,6 Persen, PBB Paling Tertinggal di 22,6 Persen

Sebarkan artikel ini
Plt Kepala BPPDRD Balikpapan Irfan Taufik menyebut PBB menjadi pos paling tertinggal sekaligus terbesar nilainya. Dari target Rp331 miliar, baru Rp74 miliar yang terealisasi atau 22,6 persen. Foto/Istimewa

NIUS.id – Realisasi pendapatan daerah Kota Balikpapan hingga awal September 2026 baru mencapai Rp623,2 miliar dari target Rp1,337 triliun atau 46,6 persen. Masih ada Rp713,9 miliar yang harus dikejar hingga akhir tahun.

Plt Kepala BPPDRD Balikpapan Irfan Taufik menyebut PBB menjadi pos paling tertinggal sekaligus terbesar nilainya. Dari target Rp331 miliar, baru Rp74 miliar yang terealisasi atau 22,6 persen.

“Yang paling rendah itu adalah di PBB, baru 22,6 persen dan itu adalah angka yang terbesar pemasukan kita dari pendapatan kita untuk Kota Balikpapan,” ujarnya, Kamis (3/9/2026).

Pos lain yang masih di bawah 50 persen: opsen BBNKB Rp50 miliar dari target Rp190 miliar (26,8 persen) dan opsen PKB Rp74 miliar dari target Rp185 miliar (40 persen). BPHTB lebih baik, sudah Rp101 miliar dari target Rp175 miliar (57,9 persen).

Satu pos yang melampaui target adalah Pajak Reklame: Rp17 miliar dari target Rp16 miliar (106,6 persen). Pos lain yang terbilang sehat: Pajak Penerangan Jalan 75,7 persen, Pajak Restoran 67,1 persen, Pajak Hotel 62,9 persen.

BPPDRD kini fokus mendorong percepatan pembayaran PBB. “Kita berharap betul di situasi dan kondisi keuangan daerah yang TKD-nya masih tertahan, maka itu yang perlu kita dorong secepatnya untuk melakukan pembayaran PBB-nya,” kata Irfan. (*/Zk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *