KALTIMKubarNEWS

Kubar Siapkan Rp2,52 Triliun untuk 22 Proyek Multiyears 2027-2029

×

Kubar Siapkan Rp2,52 Triliun untuk 22 Proyek Multiyears 2027-2029

Sebarkan artikel ini
Rencana tersebut disampaikan Bupati Kubar Frederick Edwin dalam Rapat Paripurna III DPRD Kubar, Jumat (4/9/2026). Foto/Istimewa

NIUS.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menyiapkan anggaran Rp2,52 triliun untuk membiayai 22 proyek pembangunan dengan skema multiyears selama tiga tahun, mulai 2027 hingga 2029.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Kubar Frederick Edwin dalam Rapat Paripurna III DPRD Kubar, Jumat (4/9/2026). Rapat tersebut membahas kesepakatan bersama KUA dan PPAS APBD 2027 sekaligus kegiatan tahun jamak 2027-2029.

Dari 22 proyek yang direncanakan, pembangunan dan rekonstruksi infrastruktur jalan serta jembatan menjadi porsi terbesar. Proyek-proyek tersebut tersebar di sejumlah wilayah Kubar.

Beberapa proyek strategis yang masuk dalam skema multiyears antara lain pembangunan Jembatan Aji Tullur Jejangkat (ATJ), pembangunan Jalan Bung Karno–Sp. Ombau–Juaq Asa–Linggang Amer–Mencelew, serta pembangunan Pelabuhan Royoq.

Pemkab Kubar juga menyiapkan program penanganan longsoran di ruas Jalan Bung Karno–Sp. Ombau–Juaq Asa–Linggang Amer–Mencelew.

Sejumlah ruas jalan lainnya akan mendapat pekerjaan rekonstruksi. Di antaranya Anah–Long Iram Ilir–Long Iram Kota–Sukomulyo–Long Daliq, Melak–Empakuq–Muara Bunyut–Muara Beloan, serta Sp. Jalan TSA–Mendung–Jerang Melayu.

Rekonstruksi juga mencakup ruas Sp. Marimun–Muara Batuq, Sp. Mahulu–Linggang Muara Leban–Keliwai, Melapeh–Temula, hingga Jelemuq–Tukul Muyub Ilir.

Untuk jembatan, Pemkab Kubar merencanakan pembangunan Jembatan Sungai Nyuatan di Kampung Sembuan. Sementara sejumlah ruas lain masuk dalam agenda rekonstruksi, seperti Sp. Linggang Bigung–Sp. Raya Sumber Sari–Sekolaq Darat–Sekolaq Muliaq–Mentiwan, Barong Tongkok–Linggang Bigung, dan Linggang Bigung–Tering Seberang.

Rekonstruksi berikutnya menyasar ruas Linggang Purworejo–Linggang Kelubaq–Linggang Muara Mujan–Sp. Mahulu.

Namun, proyek multiyears tersebut tidak seluruhnya berkutat pada jalan dan jembatan.

Pemkab Kubar juga memasukkan pengembangan dan renovasi RSU Harapan Insan Sendawar, pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), serta pembangunan prasarana Politeknik Sendawar.

Di sektor fasilitas publik dan sosial, program tersebut mencakup pembangunan Kristen Center, kolam renang beserta fasilitas pendukung di lingkungan GOR Desnan, serta pembangunan Gereja Katolik Linggang Bigung.

Total anggaran yang disiapkan untuk 22 proyek tersebut mencapai Rp2.520.794.300.000.

Anggaran itu dibagi dalam tiga tahun pelaksanaan, dengan alokasi Rp1.009.982.810.000 pada 2027, Rp1.009.982.810.000 pada 2028, dan Rp500.828.680.000 pada 2029.

Selain memaparkan rencana pembangunan multiyears, Edwin juga menyampaikan proyeksi APBD Kubar 2027.

Pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp3,78 triliun, sementara belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp4,84 triliun.

“Rencana Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2027 ditargetkan sebesar Rp3,78 triliun,” ujar Edwin.

Dari sisi pembiayaan, penerimaan ditargetkan sebesar Rp1,06 triliun, sedangkan pengeluaran pembiayaan diproyeksikan Rp5 miliar.

Edwin menegaskan, kesepakatan KUA dan PPAS menjadi pijakan pemerintah daerah dalam menyusun Nota Keuangan dan Rancangan APBD Kabupaten Kutai Barat Tahun Anggaran 2027.

“KUA dan PPAS ini menjadi pedoman dan landasan bagi Pemkab Kubar dalam melakukan penyusunan Nota Keuangan dan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027,” pungkasnya. (*/Zk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *