NIUS.id – Himpunan Mahasiswa Bontang (HMB) Cabang Jakarta melaksanakan kegiatan pengukuhan pengurus yang dirangkai dengan seminar kepemimpinan, Sabtu (28/9/2024).
Selain itu, acara ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa yang berlatar belakang organisasi serta kader HMB dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain itu, ketua HMB Cabang Jakarta, Nur Wahyu Ningsih, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pengukuhan pengurus ini bertujuan untuk menggugah potensi kepemimpinan para peserta seminar, termasuk para pengurus baru HMB.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman pentingnya menanamkan jiwa kepemimpinan dalam berorganisasi. Nilai-nilai kepemimpinan yang berlandaskan budaya luhur bangsa Indonesia harus tertanam dalam diri setiap anggota,” ujarnya.
Terkait pengukuhan pengurus, senada dengan itu, Ketua Pengurus Pusat HMB Bontang, M. Febri KJ, menegaskan pentingnya dialog kepemimpinan untuk memotivasi semangat dalam memimpin.
“Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat melahirkan pemimpin lainnya, terutama dalam organisasi. Semangat kepemimpinan harus ditanamkan sejak dini,” ungkap Febri.
Terkait pengukuhan pengurus, selain itu, ia juga menegaskan bahwa HMB adalah organisasi independen yang berasaskan Pancasila dan kekeluargaan, serta tidak mendukung pasangan politik tertentu dalam Pilkada.
“Namun, HMB akan menjadi ruang diskusi terbuka bagi pelajar dan mahasiswa untuk mendapatkan pemahaman dalam memilih secara merdeka,” lanjutnya.
Selain itu, febri mengingatkan para kader HMB untuk tidak apatis terhadap politik dan menggunakan hak pilihnya dengan bijak pada Pilkada yang akan digelar pada 27 November mendatang.
“Pilihlah berdasarkan program dan gagasan yang ditawarkan, bukan karena intimidasi atau materi. Seorang pemimpin yang baik diukur dari kemampuannya memberikan manfaat kepada masyarakat, bukan dari jumlah materi yang dimilikinya,” tegasnya.
Selain itu, kahar Muzakir dari Bidang Pemuda Dispoaparekraf Bontang dan CEO Borneos menghadiri acara ini turut.co yang hadir sebagai narasumber, berbagi pengetahuan dengan para peserta mengenai kepemimpinan dan organisasi.
Selain itu, febri juga mengajak lebih dari 1.000 kader HMB yang tersebar di seluruh Indonesia untuk terus menambah wawasan mengenai calon pemimpin dalam Pilkada, serta menggunakan hak pilihnya dengan baik demi masa depan Kota Bontang.
“Kader HMB harus memastikan hak pilihnya digunakan secara bijak untuk masa depan Bontang yang lebih baik,” tutupnya.



