KALTIMKutimNEWS

Fasilitas Minim, Perpustakaan Daerah Kutim Dikeluhkan Pengunjung

×

Fasilitas Minim, Perpustakaan Daerah Kutim Dikeluhkan Pengunjung

Sebarkan artikel ini
Perpustakaan di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Sangatta Utara. Foto/Istimewa

NIUS.id – Upaya peningkatan literasi di Kabupaten Kutai Timur dinilai belum sejalan dengan kondisi fasilitas yang tersedia. Perpustakaan daerah justru dikeluhkan karena dianggap belum mampu memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Perpustakaan yang berada di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Sangatta Utara, dinilai masih jauh dari harapan sebagai ruang baca yang representatif.

Keluhan itu disampaikan Ayub, mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sangatta, saat berkunjung pada Rabu (13/4/2026).

Ia mengaku kurang nyaman berada di dalam perpustakaan karena fasilitas yang terbatas, termasuk kondisi ruangan yang panas.

“Tempatnya panas. Bukunya juga tidak banyak, ruang membacanya pun tidak memadai,” ujarnya.

Menurut Ayub, kondisi tersebut terasa ironis jika melihat Kutai Timur yang dikenal sebagai daerah dengan potensi sumber daya yang besar.

Ia juga menyoroti koleksi buku di lantai dua yang meski tersusun di puluhan rak, namun belum mampu menarik minat pengunjung untuk datang dan membaca.

Perpustakaan yang berada di bawah naungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kutim itu dinilai masih perlu banyak pembenahan, baik dari sisi fasilitas maupun kenyamanan ruang.

Menanggapi hal itu, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mengakui kondisi tersebut dan menyebut pemerintah daerah telah menyiapkan rencana pembangunan perpustakaan yang lebih layak.

Menurutnya, gedung bekas kantor kejaksaan akan dimanfaatkan sebagai lokasi perpustakaan baru.

“Tahun ini sudah kami siapkan. Kantor kejari lama akan kami sulap menjadi gedung perpustakaan,” ungkapnya.

Namun, realisasi rencana tersebut masih menunggu proses pemindahan seluruh aset dari gedung lama ke kantor kejaksaan yang baru.

Ardiansyah optimistis ke depan Kutai Timur akan memiliki fasilitas perpustakaan yang lebih nyaman dan mampu mendukung peningkatan minat baca masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *