ADVERTORIALBontangKALTIMPemerintah

DLH Sebut Kemarau Berkepanjangan Bisa Pengaruhi Kualitas Air Sungai Bontang

×

DLH Sebut Kemarau Berkepanjangan Bisa Pengaruhi Kualitas Air Sungai Bontang

Sebarkan artikel ini
Sungai Dahlia. Lia Abdullah/Nius

NIUS.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang mengingatkan adanya potensi penurunan kualitas air sungai ketika memasuki musim kemarau panjang. Kondisi tersebut terutama dapat terjadi saat debit air menurun dan aliran sungai mengalami penyusutan.

Kepala DLH Bontang, Heru Triatmojo, menyampaikan kondisi itu berdasarkan hasil pemantauan dan pengambilan sampel air yang pernah dilakukan pihaknya ketika cuaca panas berlangsung cukup lama.

Menurut Heru, penurunan debit air dapat memengaruhi kondisi air, baik dari sisi warna maupun kualitasnya. Fenomena tersebut lebih mudah terlihat ketika aliran berada dalam kondisi surut.

“Ketika kemarau berlangsung lama, volume air yang mengalir ikut berkurang. Dari situ perubahan kondisi air biasanya lebih mudah terlihat,” kata Heru, Selasa (8/9/2026).

Ia menjelaskan, karakteristik aliran air di Bontang turut memengaruhi kondisi tersebut. Sebagian aliran yang selama ini disebut sungai pada dasarnya merupakan parit dengan ukuran cukup besar.

“Banyak aliran air di Bontang yang bentuknya lebih menyerupai parit besar. Kalau debitnya turun drastis, secara kasatmata air memang bisa terlihat lebih gelap dan keruh,” jelasnya.

Heru menambahkan, kondisi tersebut tidak selalu berlangsung permanen. Kualitas air dapat kembali membaik ketika curah hujan meningkat sehingga volume dan aliran air kembali bertambah.

“Begitu hujan kembali turun dan aliran air meningkat, kondisi perairan biasanya ikut mengalami perbaikan,” pungkasnya.

Laporan Wartawan NIUS.id, Lia Abdullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *