KALTIMKukarNEWS

Titik Api Bergeser, Operasi Water Bombing Kaltim Hari Ini Fokus ke Kukar

×

Titik Api Bergeser, Operasi Water Bombing Kaltim Hari Ini Fokus ke Kukar

Sebarkan artikel ini
Setelah melakukan patroli dan water bombing di Samarinda, armada helikopter kini digeser ke Kukar. Foto/Istimewa

NIUS.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus bergerak di tengah musim kemarau membuat operasi pemadaman udara di Kalimantan Timur (Kaltim) harus berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain.

Setelah melakukan patroli dan water bombing di Samarinda, armada helikopter kini digeser ke Kutai Kartanegara (Kukar). Pemprov Kaltim bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim, Satgas Gabungan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerapkan pola operasi estafet untuk mengejar titik api yang dinilai paling mendesak.

Pola tersebut dipilih karena satu unit helikopter tidak mungkin menjangkau seluruh wilayah Kaltim dalam waktu bersamaan. Armada dipindahkan secara bertahap berdasarkan perkembangan hotspot dan firespot, sementara tim darat tetap melakukan pemantauan serta ground check di lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan, memimpin briefing operasi udara secara hybrid pada Rabu (9/9/2026) pagi. Rapat tersebut melibatkan BPBD kabupaten/kota se-Kaltim, BMKG dan seluruh unsur Satgas Gabungan.

Buyung mengatakan, operasi water bombing hari ini difokuskan di wilayah Kukar, mulai kawasan pesisir hingga area di luar pesisir.

“Mudah-mudahan pelaksanaan hari ini semakin baik. Kemarin kita sudah melakukan patroli dan water bombing di wilayah Samarinda. Hari ini pemadaman udara difokuskan untuk area Kutai Kartanegara, mencakup wilayah pantai hingga luar pantai, sekaligus membantu tim darat juga yang terus melakukan ground check,” kata Buyung.

Menurutnya, efektivitas pemadaman udara sangat bergantung pada komunikasi antara tim di lapangan dan posko utama. Perubahan arah angin dan kondisi lahan dapat membuat titik api bergerak cepat, sehingga informasi terbaru menjadi dasar bagi tim udara menentukan sasaran.

“Kami minta seluruh jajaran di lapangan untuk selalu terhubung dan berkomunikasi intensif dengan posko utama untuk mendukung operasi ini,” tegasnya.

Operasi ini tidak berhenti di Kukar. BPBD Kaltim telah menyiapkan skenario berikutnya dengan menggeser armada ke Kutai Barat pada Kamis (10/9/2026).

“Kami mohon BPBD Kutai Barat juga bersiap untuk menetapkan titik lokasi sasaran, karena rencana besok operasi akan kita geser ke Kutai Barat,” ujarnya.

Jika kondisi di Kutai Barat belum memungkinkan, operasi akan diarahkan ke Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser. Setelah itu, wilayah Berau juga masuk dalam skema operasi bergilir.

Skema tersebut disiapkan agar dukungan pemadaman udara dapat menjangkau sejumlah wilayah yang menghadapi ancaman karhutla, tanpa mengabaikan kondisi terkini di masing-masing daerah.

“Semoga seluruh rangkaian operasi hari ini berjalan lancar tanpa kendala sehingga dampak kabut asap dapat kita tekan semaksimal mungkin,” tambah Buyung.

Dukungan terhadap operasi tersebut juga datang dari BNPB. Pendamping Penanggulangan Karhutla BNPB untuk Kaltim, Riski, mengapresiasi kerja Satgas Gabungan yang masih melakukan penanganan di lapangan.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih BPBD provinsi serta kabupaten/kota yang tak kenal lelah mengoperasikan Satgas Darat hingga saat ini. Menanggapi laporan harian terkait dinamika titik hotspot di Kaltim, BNPB telah menyiapkan dukungan penuh berupa helikopter water bombing,” ungkap Riski.

Riski menambahkan, data dari daerah menjadi bagian penting dalam menentukan sasaran pemadaman udara. Karena itu, BPBD kabupaten/kota diminta rutin memperbarui informasi mengenai hotspot dan firespot.

“Kami sangat membutuhkan update laporan dari daerah setiap harinya, terutama pada pagi dan sore hari. Data presisi hotspot dan firespot tersebut sangat vital bagi tim udara dalam menentukan target pengeboman air secara tepat dan efektif di lapangan. Selamat bertugas untuk seluruh tim,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *