NIUS.id – Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry, mendorong Pemerintah Kota Bontang mempercepat proses lelang proyek infrastruktur besar pada awal tahun 2026.
Menurut Alfin, sejumlah program infrastruktur seperti pembangunan drainase, pengerjaan turap, hingga perbaikan jalan di beberapa titik yang telah ditentukan dinilai dapat segera direalisasikan jika proses lelang dilakukan lebih awal.
Politisi Partai Golkar ini juga menekankan pentingnya percepatan tersebut agar pelaksanaan proyek tidak kembali mengalami keterlambatan seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, kondisi cuaca pada awal tahun yang masih relatif kondusif juga menjadi faktor pendukung.
“Kalau pelaksanaannya terlalu mundur, kita khawatir sudah masuk musim hujan sehingga pekerjaan bisa terhambat,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Sementara itu, Pemerintah Kota Bontang saat ini diketahui tengah menyiapkan dokumen untuk pelaksanaan lelang terbuka sejumlah proyek infrastruktur. Beberapa pekerjaan juga telah mulai berjalan melalui mekanisme pengadaan lainnya.
Kepala Dinas PUPR Kota Bontang, Edy Prabowo, mengatakan saat ini terdapat beberapa proyek yang sudah memasuki tahap kontrak kerja. Di antaranya adalah pengerjaan turap di Gunung Telihan dan Kelurahan Kanaan.
“Sudah ada sekitar lima proyek yang berkontrak. Untuk yang melalui lelang terbuka memang membutuhkan waktu, sementara yang lewat e-katalog sudah siap dijalankan,” jelasnya.
Ia menambahkan, usulan percepatan pelaksanaan proyek di awal tahun pada prinsipnya disetujui. Namun, setiap perangkat daerah tetap harus memastikan kelengkapan dokumen administrasi sebelum proses berjalan.
“Targetnya tetap kami upayakan bisa selesai sesuai jadwal, paling tidak hingga akhir tahun,” pungkasnya.
Laporan Wartawan NIUS.id, Lia Abdullah



