BontangEKONOMIKALTIMNEWS

Badak LNG Siapkan Reaktivasi 3 Train, 500 Pekerja Dibutuhkan hingga 2028

×

Badak LNG Siapkan Reaktivasi 3 Train, 500 Pekerja Dibutuhkan hingga 2028

Sebarkan artikel ini
Badak LNG Siapkan Reaktivasi 3 Train, 500 Pekerja Dibutuhkan hingga 2028
Rencana tersebut disampaikan dalam rapat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Senin (26/10/2026). Foto/Istimewa

NIUS.id – PT Badak LNG bersiap mengaktifkan kembali sejumlah unit pengolahan gas di Kilang LNG Bontang seiring rencana bertambahnya pasokan gas dari lapangan baru di Selat Makassar. Reaktivasi akan dimulai dari Train F, sementara Train C dan Train D masih dalam tahap kajian.

Rencana tersebut disampaikan dalam rapat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Senin (26/10/2026). Jika seluruh rencana terealisasi, jumlah train yang beroperasi di kilang tersebut berpotensi meningkat dari tiga menjadi enam unit.

Kilang LNG Bontang memiliki delapan *train*, yakni unit yang berfungsi mengolah gas alam menjadi gas alam cair atau *liquefied natural gas* (LNG). Saat ini, hanya tiga unit yang dioperasikan, dengan kondisi operasional paling banyak dua train berjalan secara bersamaan, sementara satu lainnya disiagakan.

Senior Manager Supply Chain PT Badak LNG Bontang, Yuli Gunawan, mengatakan tambahan pasokan gas dari lapangan Kutai North Gas milik ENI menjadi salah satu faktor yang mendorong kebutuhan pengaktifan unit tambahan.

“Tiga train tidak akan cukup. Kami perlu satu train tambahan,” kata Yuli.

Train F menjadi unit pertama yang dipersiapkan untuk kembali beroperasi. Pemeriksaan kondisi unit tersebut telah dilakukan sejak tahun lalu, sedangkan pada 2026 proyeknya memasuki tahap persiapan pekerjaan lapangan.

Pekerjaan fisik direncanakan dimulai pada awal 2027 dan ditargetkan selesai pada akhir 2028.

“Kerja lapangan mulai awal tahun depan, rampung akhir 2028,” ujar Yuli.

Proyek reaktivasi Train F juga berpotensi membuka kesempatan kerja bagi masyarakat. Saat kegiatan konstruksi mencapai puncaknya, kebutuhan tenaga kerja diperkirakan mencapai sekitar 500 orang.

Perekrutan akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan pekerjaan. Namun, pekerjaan tersebut bersifat kontrak selama masa konstruksi, bukan pengangkatan sebagai pekerja tetap.

“Pekerjanya kontrak, hanya selama konstruksi 2027 sampai akhir 2028,” jelas Yuli.

Kebutuhan pengaktifan unit tambahan berpotensi meningkat apabila pasokan gas dari lapangan baru lainnya dapat direalisasikan.

Dalam eksplorasi lanjutan, ENI dilaporkan menemukan potensi gas di dua lapangan bernama Gajah dan Kuda. Berdasarkan informasi ENI dan SKK Migas, pasokan dari kedua lapangan tersebut berpotensi membutuhkan dua train tambahan, yakni Train C dan Train D.

Meski demikian, rencana mengaktifkan kedua unit itu belum diputuskan secara resmi. Pembahasannya masih melibatkan PT Badak LNG, ENI, SKK Migas, dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Train C dan D masih dikaji. Belum ada keputusan resmi,” tegas Yuli.

Dengan demikian, rencana pengoperasian kembali Train C dan D masih bergantung pada hasil kajian serta keputusan resmi para pihak terkait.

Jika reaktivasi Train F serta pengaktifan Train C dan D disetujui dan berjalan sesuai jadwal, Kilang LNG Bontang berpotensi mengoperasikan enam dari total delapan train yang dimiliki.

Untuk Train F, penyelesaian proyek ditargetkan pada akhir 2028. Sementara itu, Train C dan D diproyeksikan rampung pada akhir 2029 apabila rencana pengaktifannya mendapat persetujuan.

“Train F selesai akhir 2028. Train C dan D, kalau disetujui, akhir 2029,” kata Yuli.

Rencana tersebut menjadi perkembangan penting bagi industri LNG di Bontang, yang selama ini memiliki keterkaitan erat dengan kegiatan pengolahan gas alam. Selain mendukung kebutuhan pengolahan gas, proyek konstruksi juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi daerah melalui kebutuhan tenaga kerja dan aktivitas pendukung industri.

Meski begitu, realisasi seluruh rencana tetap bergantung pada ketersediaan pasokan gas, hasil kajian teknis, serta keputusan resmi untuk masing-masing unit. (*/Zk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *