NIUS.id – Pemerintah Kota Balikpapan menargetkan penataan Jalan MT Haryono rampung pada akhir 2026. Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan anggaran sekitar Rp33 miliar untuk membangun drainase dan pedestrian di kawasan tersebut.
Selain itu, hingga awal Juli 2026, progres fisik proyek di depan Kantor Inhutani mencapai sekitar empat persen. Pemkot membagi pekerjaan dalam dua paket, yakni drainase permanen sepanjang 500 meter senilai sekitar Rp13 miliar dan pedestrian dengan lampu penerangan serta pot tanaman senilai sekitar Rp20 miliar.
Selain itu, wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengatakan Pemkot mengerjakan penataan secara bertahap untuk mengurangi genangan sekaligus membuat kawasan lebih nyaman bagi masyarakat.
“Kita melanjutkan penataan ruas Jalan MT Haryono. Yang pertama membangun saluran drainase permanen, kemudian dilanjutkan dengan pedestrian sehingga kawasan ini menjadi lebih tertata,” ujar Bagus saat meninjau lokasi proyek, Selasa (7/7/2026).
Keselamatan dan Kualitas Jadi Prioritas
Selain itu, bagus meminta kontraktor menjaga keselamatan pengguna jalan karena proyek berada di ruas dengan lalu lintas padat. Pagar pengaman, seng pembatas, rambu, dan pengaturan arus kendaraan wajib melengkapi lokasi selama pekerjaan berlangsung.
“Jangan sampai terjadi kecelakaan atau musibah akibat pekerjaan ini,” katanya.
Selain itu, dinas Pekerjaan Umum dan konsultan wajib mengawasi penggunaan alat berat agar tidak merusak aspal. Mereka juga harus memastikan kondisi jalan tetap baik setelah proyek selesai.
“Kalau menggunakan alat berat, siapkan perlengkapannya supaya tidak merusak aspal. Konsultan dan Dinas PU harus mengawasi dengan baik,” ucapnya.
Selain itu, kebersihan lokasi turut menjadi perhatian. Petugas harus membersihkan sisa material sebelum jam sibuk pagi. Seluruh pekerja juga wajib memakai alat pelindung diri secara lengkap.
Selain itu, pemkot menargetkan proyek penataan Jalan MT Haryono selesai sebelum kontrak berakhir pada 31 Desember 2026. Bagus membuka peluang percepatan, tetapi pelaksana proyek harus tetap menjaga mutu pembangunan.
“Kalau bisa selesai lebih cepat tentu akan lebih baik, tetapi kualitas harus tetap menjadi prioritas,” tegasnya.
Penataan ini melengkapi pembenahan infrastruktur kota. Pemkot juga menjalankan perbaikan permanen Jalan Syafrudin Yoes untuk mengatasi badan jalan yang berulang kali amblas.
Penataan ini melengkapi upaya Pemkot membenahi infrastruktur kota, termasuk program Balikpapan Terang untuk memperbaiki penerangan jalan. Pemerintah berharap drainase, pedestrian, dan pencahayaan yang memadai membuat mobilitas warga lebih aman dan nyaman. (Adv Diskominfo Balikpapan)
Selain itu, laporan Wartawan NIUS.id, SR



