ADVERTORIALBalikpapanKALTIMNEWSPemerintah

Tak Lagi Tambal Sulam, Pemkot Balikpapan Bangun Perbaikan Permanen Jalan Syafrudin Yoes

×

Tak Lagi Tambal Sulam, Pemkot Balikpapan Bangun Perbaikan Permanen Jalan Syafrudin Yoes

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo bersama sejumlah pejabat terkait meninjau progres perbaikan permanen Jalan Syafrudin Yoes. (FOTO: SR/NIUS.id)
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo bersama sejumlah pejabat terkait meninjau progres perbaikan permanen Jalan Syafrudin Yoes. (FOTO: SR/NIUS.id)

NIUS.id – Perbaikan Jalan Syafrudin Yoes di Balikpapan Selatan tidak lagi memakai pola tambal sulam. Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan Rp9,6 miliar dari Belanja Tidak Terduga untuk memperkuat fondasi ruas jalan yang berulang kali amblas.

Selain itu, wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengatakan penanganan kali ini menyasar sumber kerusakan. Pemerintah ingin memastikan badan jalan aman untuk masyarakat dalam jangka panjang.

“Kalau hanya diaspal, sekitar Rp100 juta, seminggu kemudian rusak lagi. Karena itu kami ingin menyelesaikan sumber permasalahannya,” ujar Bagus saat meninjau lokasi proyek.

Selain itu, kajian teknis menemukan lapisan tanah lunak di bawah konstruksi sebagai penyebab utama jalan amblas. Pelaksana proyek kini membangun fondasi utama setelah menyelesaikan pemasangan tiang.

Progres 30 Persen, Target Selesai Agustus

Selain itu, balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur dan Pemkot Balikpapan mengerjakan proyek tersebut bersama. Pekerjaan yang dimulai 13 Mei 2026 telah mencapai sekitar 30 persen dan memiliki target penyelesaian pada 24 Agustus 2026.

“Masih on schedule. Mudah-mudahan cuaca mendukung karena kendala terbesar memang hujan. Kalau tidak hujan terus, saya optimistis pekerjaan selesai tepat waktu,” katanya.

Selain itu, bagus meminta penyedia jasa melindungi material timbunan dengan terpal saat hujan. Kontraktor juga harus memadatkan tanah secara hati-hati agar pekerjaan tidak mengganggu konstruksi yang sudah berdiri.

Selain itu, pemerintah mendorong penambahan tenaga kerja untuk mempercepat proyek tanpa mengurangi kualitas. Kontraktor juga perlu menjaga komunikasi dengan pemilik tanah dan masyarakat sekitar.

“Kalau fondasi ini selesai, nanti tanah di atasnya tidak lagi mengalami settlement atau penurunan. Penanganannya benar-benar permanen,” ucap Bagus.

Selain itu, pemkot memilih anggaran darurat karena kondisi jalan membutuhkan penanganan segera. BBPJN Kalimantan Timur di bawah Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan desain teknis, sedangkan pemerintah kota membiayai pengerjaan.

“Kalau menunggu anggaran reguler, kemungkinan baru bisa dikerjakan pada 2027,” jelasnya.

Perbaikan Jalan Syafrudin Yoes menjadi bagian dari pembenahan infrastruktur kota. Pada ruas lain, Pemkot juga menargetkan penataan Jalan MT Haryono selesai pada akhir 2026 melalui pembangunan drainase dan pedestrian.

Selain itu, bagus berharap sinergi pemerintah pusat dan daerah dapat mempercepat penyelesaian proyek. Setelah fondasi menguat, masyarakat dapat kembali melintas dengan aman dan nyaman. (Adv Diskominfo Balikpapan)

Selain itu, laporan Wartawan NIUS.id, SR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *