BontangKALTIMNEWS

TMMD ke-128 Jadi Ajang Kolaborasi, TNI dan Warga Benahi Lingkungan

×

TMMD ke-128 Jadi Ajang Kolaborasi, TNI dan Warga Benahi Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Pembukaan TMMD ke-128 di Kota Bontang. Foto; Luppi/NUIS

NIUS.idSuasana kebersamaan terasa kuat saat pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 di Bontang. Berbeda dari daerah lain yang menyasar desa, di kota ini kegiatan langsung digelar di tingkat kelurahan—maklum, Bontang memang tidak memiliki wilayah desa.

Ratusan orang hadir dalam kegiatan tersebut. Mulai dari Ketua DPRD dan jajaran, Pj Sekda, unsur Forkopimda, perwakilan perusahaan seperti PT Badak, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi perempuan dan pemuda. Semua berkumpul dengan satu semangat: membangun lingkungan lewat kerja bersama.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, dalam sambutannya menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar rutinitas tahunan. Ia melihat program ini sebagai contoh nyata bagaimana kolaborasi bisa menghasilkan perubahan.

“Ini bukan sekadar program tahunan. Kalau TNI dan rakyat bersatu, banyak hal bisa kita wujudkan,” ujarnya.

Tahun ini, sasaran kegiatan cukup beragam dan langsung menyentuh kebutuhan warga. Untuk pekerjaan fisik, akan dilakukan pembangunan badan jalan, penimbunan hingga pengaspalan, serta perbaikan empat rumah tidak layak huni. Dua rumah berada di Kelurahan Loktuan dan dua lainnya di Guntung.

Selain itu, Masjid Al-Ansor di Kampung Nyerakat Kiri juga akan mendapat sentuhan perbaikan melalui pengecatan ulang agar lebih nyaman digunakan.

Tak hanya soal fisik, TMMD juga menghadirkan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan. Mulai dari wawasan kebangsaan hingga edukasi kesehatan, termasuk peran posyandu dan pencegahan penyakit tidak menular. Harapannya, warga tidak hanya merasakan perubahan lingkungan, tapi juga peningkatan kualitas hidup.

Neni juga mengaitkan program ini dengan upaya besar pemerintah kota dalam menata Bontang, terutama sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara. Lewat program “Menata Bontang”, berbagai pembenahan terus dilakukan, mulai dari drainase hingga penanganan banjir.

Di sisi lain, perhatian terhadap perlindungan sosial juga terus didorong, termasuk bagi pekerja rentan dan keluarga yang membutuhkan bantuan.

“Saya berpesan kepada semua yang terlibat, jadikan ini sebagai ladang pahala dan ajang mempererat silaturahmi. Tetap utamakan keselamatan dan hak-hak pekerja,” pesannya.

Dengan mengucap bismillah, Wali Kota Bontang secara resmi membuka rangkaian TMMD ke-128. Harapannya sederhana: semua berjalan lancar dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat.  (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *