BontangKALTIMNEWS

Tabrakan Dua Sepeda Motor di Depan Cafe Rangkong Bontang, Tiga Pengendara Terluka

×

Tabrakan Dua Sepeda Motor di Depan Cafe Rangkong Bontang, Tiga Pengendara Terluka

Sebarkan artikel ini
Tebarkan yang melibatkan dua sepeda motor tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Foto/Istimewa

NIUS.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan H.M. Ardan Pisangan, tepat di depan Cafe Rangkong, Jumat (15/5/2026) siang.

Insiden yang melibatkan dua sepeda motor tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Korlap IEA Wilayah Bontang, Hendra, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 11.45 WITA dan langsung menerjunkan personel menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.

“Begitu menerima informasi, tim langsung bergerak ke TKP untuk melakukan penanganan awal dan membantu proses evakuasi korban,” ujarnya.

Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy KT 3480 SA yang dikendarai seorang ibu rumah tangga dan Yamaha Xeon KT 6331 DP yang dikendarai seorang wanita muda berboncengan.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, pengendara Honda Scoopy diduga keluar atau berpindah jalur dari area toko frozen food di sekitar tempat kejadian. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Xeon sehingga tabrakan tidak dapat dihindari karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat.

Benturan keras membuat pengendara Honda Scoopy mengalami luka di bagian kepala, luka pada tangan kiri yang diduga mengalami fraktur, serta luka di bagian kaki kiri.

Sementara dua perempuan yang berada di atas sepeda motor Yamaha Xeon mengalami luka di bagian tangan dan kaki akibat benturan saat kecelakaan terjadi.

Tim IEA Wilayah Bontang bersama PSC 119 Kota Bontang dan tim medis RS LNG Badak langsung melakukan penanganan di lokasi sebelum seluruh korban dievakuasi menuju RS LNG Badak Bontang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Dalam proses evakuasi tersebut, personel IEA yang terlibat yakni Boz Kece dan Wandi. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan akibat banyaknya warga yang berkumpul serta proses penanganan korban di lokasi kejadian.

Hendra mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika berpindah jalur maupun keluar masuk area pertokoan di kawasan yang ramai aktivitas kendaraan.

“Keselamatan di jalan harus menjadi perhatian bersama agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tutupnya. (*/Zk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *