BontangKALTIMNEWS

Kebocoran Gas Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Dapur Kontrakan di Bontang Baru

×

Kebocoran Gas Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Dapur Kontrakan di Bontang Baru

Sebarkan artikel ini
Saat Petugas Disdamkartan saat di lokais kejadian, Jalan Gamelan, Bontang Utara

NIUS.id – Sebuah rumah kontrakan di Jalan Gamelan RT 18 Kampung Jawa, Kelurahan Bontang Baru, mengalami kebakaran pada bagian dapur, Jumat (19/6/2026) malam.

Peristiwa tersebut diduga dipicu kebocoran gas elpiji yang tersulut saat kompor hendak digunakan.

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 20.30 Wita. Saat itu penghuni rumah, Ropi’ah, berencana memasak mi di dapur kontrakan yang ditempatinya.

Sebelum memasak, tabung gas elpiji baru saja dipasang ke kompor. Namun sesaat setelah kompor dinyalakan, muncul kobaran api yang langsung membesar di area dapur hingga menjangkau bagian plafon.

Ropi’ah mengaku tidak menyangka api muncul begitu cepat. Dalam kondisi panik, ia berusaha menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga sekitar.

“Begitu kompor dinyalakan, apinya langsung besar. Saya kaget dan langsung keluar rumah meminta bantuan warga,” tuturnya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Sarkani, mengatakan hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan kebocoran gas dari sambungan regulator.

Menurutnya, kondisi regulator yang tidak terpasang sempurna dapat menyebabkan gas keluar dan terakumulasi di dalam ruangan sebelum akhirnya tersulut api.

“Indikasinya ada pada sambungan regulator yang tidak terpasang optimal sehingga memungkinkan gas bocor. Ketika ada sumber api dari kompor, kebakaran langsung terjadi,” jelas Sarkani.

Disdamkartan menerjunkan empat armada menuju lokasi. Meski demikian, hanya dua unit yang digunakan untuk proses pemadaman karena api berhasil ditangani dengan cepat.

“Penanganan berlangsung singkat. Dalam hitungan menit api sudah dapat dikuasai sehingga tidak sampai meluas ke bangunan lainnya,” tambahnya.

Diketahui, Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun bagian dapur dan plafon rumah mengalami kerusakan akibat semburan api. Petugas mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan regulator terpasang dengan benar dan memeriksa adanya bau gas sebelum menyalakan kompor.

Laporan Wartawan NIUS.id, Lia Abdullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *