NIUS.ID – Kepanikan sempat terjadi di kawasan tanjakan Stitek, Kota Bontang, Rabu (17/6/2026) malam. Sebuah truk bermuatan minyak goreng curah mengalami kecelakaan setelah tidak mampu melewati tanjakan dan akhirnya mundur di jalan yang menanjak tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 WITA. Truk diketahui melaju dari arah Sekambing menuju pusat Kota Bontang sebelum kehilangan tenaga saat berada di kawasan tanjakan Stitek.
Akibat tidak kuat menanjak, kendaraan tersebut mundur dan menyebabkan sebagian muatan minyak goreng curah yang diangkut tumpah ke badan jalan.
Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Purwo Asmadi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, personel kepolisian segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan awal.
“Sudah ditangani anggota, tinggal proses evakuasi kendaraannya. Kejadiannya sekitar pukul 19.00 malam,” ujar AKP Purwo Asmadi.
Tumpahan minyak yang memenuhi sebagian badan jalan langsung menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga tampak mendatangi lokasi untuk melihat kejadian tersebut.
Salah seorang warga, Ardi, mengatakan truk tersebut terlihat kesulitan saat melintasi tanjakan sebelum akhirnya kehilangan tenaga dan mundur.
“Truk tidak bisa menanjak di Stitek. Muatannya minyak curah. Setelah tumpah, banyak warga datang mengambil minyak yang tercecer di jalan,” katanya.
Video dan foto kejadian pun dengan cepat beredar di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat sejumlah warga membawa berbagai wadah untuk menampung minyak yang tumpah, sementara petugas kepolisian berupaya mengamankan lokasi dan mengatur arus lalu lintas.
Proses evakuasi kendaraan dilakukan untuk mencegah kemacetan yang lebih panjang di jalur tersebut. Arus lalu lintas di sekitar tanjakan Stitek sempat mengalami perlambatan akibat aktivitas penanganan dan pembersihan lokasi kejadian.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam insiden tersebut. Namun, kerugian material akibat tumpahan muatan masih dalam pendataan.
Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi kendaraan angkutan barang untuk memastikan kondisi kendaraan, termasuk sistem pengereman dan kemampuan mesin, sebelum melintasi jalur menanjak guna menghindari kejadian serupa.
Hingga proses evakuasi berlangsung, petugas masih berada di lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan lalu lintas kembali normal. (*/Zk)



