ADVERTORIALBontangKALTIMPemerintah

Neni Tekan Anggaran Konsumsi Rapat, ASN Bontang Diminta Bawa Bekal dari Rumah

×

Neni Tekan Anggaran Konsumsi Rapat, ASN Bontang Diminta Bawa Bekal dari Rumah

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Lia Abdullah/Nius

NIUS.id – Pemerintah Kota Bontang mulai menekan pengeluaran konsumsi dalam berbagai kegiatan rapat dan pertemuan kantor.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, meminta aparatur sipil negara (ASN) membawa bekal sendiri dari rumah sebagai bagian dari langkah efisiensi anggaran.

Menurut Neni, pengurangan anggaran makan dan minum rapat dilakukan agar belanja pegawai, khususnya tambahan penghasilan pegawai (TPP), tetap dapat dipertahankan.

“Kesejahteraan pegawai saya ingin pertahankan. Tentu banyak kegiatan-kegiatan yang tadinya ada konsumsi, enggak usahlah pakai konsumsi dulu. Bawalah bekal dari rumah,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).

Ia menegaskan, kegiatan pemerintahan tidak boleh terhambat hanya karena tidak tersedia konsumsi rapat. ASN diminta tetap menjalankan tugas dan menjaga produktivitas kerja.

“Kalau setiap kegiatan jangan terhambat gara-gara enggak ada konsumsi, enggak ada uang. Tetap jalan,” katanya.

Selain untuk efisiensi anggaran, kebijakan tersebut juga dikaitkan dengan upaya pengurangan sampah plastik dan emisi lingkungan. Pemkot Bontang bahkan telah mengeluarkan edaran puasa sunnah Senin dan Kamis bagi ASN, meski sifatnya tidak wajib.

Neni menjelaskan, gerakan tersebut diharapkan mampu mengurangi penggunaan botol air mineral, gelas plastik, hingga kertas di lingkungan perkantoran.

“Minimal kita menurunkan emisi gas rumah kaca, pemanasan global. Dari penghematan tidak menggunakan botol air mineral, tidak menggunakan kertas. Bayangkan kertas dibuat dari apa? Dari pohon yang ditebang,” jelasnya.

Ia juga meminta Dinas Lingkungan Hidup menghitung dampak pengurangan sampah dan emisi dari kebijakan tersebut sebagai bentuk kontribusi Kota Bontang terhadap isu lingkungan nasional.

“Saya sudah suruh hitung di lingkungan hidup, berapa selama Senin dan Kamis berpuasa ini kita mengurangi sampah gelas dan kotak makanan, serta sumbangsih kita terhadap permasalahan lingkungan,” tutupnya.

Laporan Wartawan Nius.id, Lia Abdullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *