BontangKALTIMNEWS

Rob Ganggu Aktivitas, Pemuda BK Khawatir Retribusi Jadi Bumerang

×

Rob Ganggu Aktivitas, Pemuda BK Khawatir Retribusi Jadi Bumerang

Sebarkan artikel ini
Jalan poros bontang kuala. Foto: Agung Nugrah

NIUS.id – Banjir rob masih menjadi persoalan yang dirasakan warga di kawasan Bontang Kuala. Air pasang kerap terjadi sejak subuh hingga pagi hari, bertepatan saat masyarakat mulai beraktivitas dan berangkat bekerja.

Kondisi tersebut dinilai tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak terhadap kenyamanan pengunjung di kawasan wisata pesisir tersebut.

Pemuda Bontang Kuala, Agung Nugrah, menilai persoalan rob seharusnya menjadi perhatian utama karena kondisi di lapangan masih menjadi keluhan masyarakat.

“Yang menjadi perhatian sekarang bukan soal lain, tapi kondisi yang dirasakan masyarakat di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah upaya penanganan dan penambahan fasilitas sebenarnya sudah dilakukan pemerintah. Namun hingga saat ini dampaknya dinilai belum sepenuhnya dirasakan masyarakat.

Ia menilai persoalan tersebut perlu menjadi fokus agar kondisi kawasan bisa lebih nyaman bagi warga maupun pengunjung.

Di tengah situasi itu, Agung juga menyoroti rencana penerapan retribusi di kawasan wisata Bontang Kuala yang belakangan menjadi pembahasan.

Menurutnya, masyarakat bukan mempersoalkan adanya pungutan, melainkan menilai kesiapan kawasan perlu berjalan seimbang dengan kebijakan yang diterapkan.

“Jangan sampai kawasan sudah dipungut, tapi persoalan yang dirasakan masyarakat dan pengunjung masih sama,” katanya.

Ia mengungkapkan pembahasan terkait kebijakan tersebut sebenarnya sudah beberapa kali dilakukan dan sempat memunculkan perdebatan panjang. Namun masyarakat merasa kondisi di lapangan tetap perlu menjadi prioritas.

“Kalau kenyamanan kawasan sudah benar-benar dirasakan, masyarakat juga pasti lebih mudah menerima,” pungkasnya. (*/Zk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *