BontangKALTIMNEWS

Operasi Patuh Mahakam 2026 Dimulai di Bontang, Enam Unsur Gabungan Dikerahkan

×

Operasi Patuh Mahakam 2026 Dimulai di Bontang, Enam Unsur Gabungan Dikerahkan

Sebarkan artikel ini
Operasi Patuh Mahakam 2026 Dimulai di Bontang, Enam Unsur Gabungan Dikerahkan
Personel yang terlibat berasal dari Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, RAPI, dan Senkom. Sinergi lintas instansi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas. Foto/Istimewa

NIUS.id – Operasi Patuh Mahakam 2026 resmi dimulai di Kota Bontang, Senin (26/10/2026). Pembukaan operasi ditandai dengan apel gelar pasukan di halaman Markas Komando (Mako) Polres Bontang yang melibatkan enam unsur gabungan untuk meningkatkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

Personel yang terlibat berasal dari Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, RAPI, dan Senkom. Sinergi lintas instansi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.

Selain melakukan pengawasan terhadap pengendara, personel di lapangan juga disiapkan untuk membantu masyarakat dalam situasi darurat. Bantuan tersebut mencakup penguraian kemacetan, pertolongan kepada warga saat banjir, hingga memberikan rasa aman selama beraktivitas di jalan.

Operasi Patuh merupakan kegiatan rutin kepolisian yang berfokus pada peningkatan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. Di wilayah Kalimantan Timur, operasi tersebut dikenal dengan sandi Operasi Patuh Mahakam.

Pemerintah Kota Bontang turut mendukung pelaksanaan operasi tersebut. Wali Kota Bontang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, Anwar Sadat, yang hadir dalam apel gelar pasukan.

Kehadiran perwakilan pemerintah kota menjadi bentuk dukungan terhadap upaya menjaga ketertiban lalu lintas sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Apel tersebut juga dihadiri Komandan Kodim 0908/Bontang Letkol Inf. Ardiansyah dan perwakilan Jasa Raharja. Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Bontang turut hadir mendampingi.

Kapolres Bontang AKBP Anak Agung Gede Wibowo Sitepu menekankan pentingnya kerja sama seluruh unsur dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurutnya, kepolisian membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk tokoh agama dan masyarakat, agar situasi Kota Bontang tetap aman dan kondusif.

Ia juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas agar menjalankan operasi secara profesional dan penuh tanggung jawab.

Pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam 2026 diharapkan tidak hanya mendorong masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas, tetapi juga memperkuat kehadiran aparat dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada warga.

Apel gelar pasukan ditutup dengan penyematan tanda operasi kepada perwakilan personel Polri, TNI, dan Dinas Perhubungan. Prosesi tersebut menandai dimulainya Operasi Patuh Mahakam 2026 di Kota Bontang. (*/Zk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *