NIUS.id – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai meminta masyarakat meningkatkan perlindungan diri menyusul memburuknya kualitas udara.
Warga diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan penggunaan masker saat ini masih sebatas imbauan dan belum menjadi kewajiban bagi seluruh masyarakat.
“Kita masih mengimbau untuk melaksanakan pemakaian masker, karena memang takut terjadi ISPA,” ujar Mudyat, Kamis (3/9/2026).
Imbauan tersebut disampaikan seiring dengan kondisi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) PPU yang telah mencapai angka 80 dan masih berada dalam kategori sedang.
Menurut Mudyat, masyarakat tetap perlu meningkatkan kewaspadaan meski kualitas udara di PPU belum separah sejumlah daerah lain yang terdampak paparan asap lebih tinggi.
Ia menilai sebagian masyarakat masih menjalankan aktivitas seperti biasa karena melihat kondisi udara di PPU belum terlalu mengkhawatirkan.
“Mungkin masyarakat masih melihat secara umum Penajam tidak separah daerah yang lain. Jadi mungkin masyarakatnya masih santai,” katanya.
Pemkab PPU telah melakukan sejumlah langkah untuk merespons kondisi tersebut. Pemerintah daerah menggelar rapat, dilanjutkan dengan apel, serta melaksanakan salat istisqa di empat kecamatan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari ikhtiar menghadapi kondisi cuaca yang belum banyak membantu mengurangi paparan asap maupun memperbaiki kualitas udara.
Mudyat berharap berbagai upaya tersebut dapat membuahkan hasil, terutama dengan turunnya hujan yang diharapkan membantu memperbaiki kondisi lingkungan.
“Kita harapkan ikhtiar kita yang terakhir ini bisa berjalan maksimal dan memberikan hasil,” pungkasnya.
Kondisi ISPU yang terus dipantau menjadi alasan masyarakat diminta tidak menunggu hingga kualitas udara masuk kategori tidak sehat untuk mulai melakukan perlindungan diri.
Penggunaan masker menjadi salah satu langkah pencegahan sederhana yang dapat dilakukan, terutama bagi warga yang harus tetap beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi udara yang terdampak asap. (*/Zk)



