NIUS.id – Ribuan keluarga di Kota Bontang mulai menerima bantuan pangan periode II. Sebanyak 15.410 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapat bantuan beras untuk kebutuhan tiga bulan sekaligus.
Bantuan tersebut dialokasikan untuk periode Juli, Agustus, dan September. Setiap KPM memperoleh 10 kilogram beras per bulan atau total 30 kilogram dalam satu kali penyaluran.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang, Ahmad Aznem, mengatakan penyaluran bantuan pangan periode II saat ini sedang berlangsung di sejumlah kelurahan.
“Penyaluran bantuan pangan periode II sedang berlangsung di Kota Bontang,” ujar Aznem.
Program yang dijalankan Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog tersebut tidak hanya ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Bantuan juga menjadi salah satu instrumen untuk menjaga stabilitas harga pangan di tingkat lokal.
Terutama bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, bantuan beras diharapkan dapat mengurangi tekanan pengeluaran rumah tangga ketika harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami perubahan.
Berdasarkan data DKP3 Bontang, penerima terbanyak berada di Kecamatan Bontang Selatan dengan 6.814 KPM. Berikutnya Bontang Utara dengan 6.582 KPM, sedangkan Bontang Barat tercatat sebanyak 2.014 KPM.
Sebelum disalurkan, kualitas dan kuantitas beras yang diterima pemerintah daerah terlebih dahulu diperiksa.
Aznem mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bantuan yang diterima masyarakat memenuhi standar dan layak dikonsumsi.
“Sebelum didistribusikan, setiap stok yang masuk kami periksa kuantitas dan kualitasnya. Kami pastikan layak konsumsi,” tegasnya.
Penyaluran bantuan kini berlangsung secara bertahap ke 15 kelurahan di Kota Bontang. Ribuan karung beras didistribusikan hingga sampai ke tangan keluarga penerima manfaat.
Dengan alokasi 30 kilogram untuk tiga bulan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban belanja pangan rumah tangga sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga bahan pokok. (*/Zk)



