NEWS

PSE Buka Suara soal Polemik Gaji: Pembayaran Ditahan karena Proyek Toilet Meleset

×

PSE Buka Suara soal Polemik Gaji: Pembayaran Ditahan karena Proyek Toilet Meleset

Sebarkan artikel ini
Direktur PSE, Adi Sukardi menjelaskan penahanan sebagian honor terjadi akibat keterlambatan parah pada proyek pembangunan dua unit toilet sementara di lokasi Pabrik Soda Ash. Foto/NIUS.id

NIUS.id – Direktur PT Prima Solid Energy (PSE) Adi Sukardi membantah tudingan yang beredar di media sosial bahwa perusahaannya menahan gaji pekerja tanpa alasan.

Ia menjelaskan penahanan sebagian honor terjadi akibat keterlambatan parah pada proyek pembangunan dua unit toilet sementara di lokasi Pabrik Soda Ash.

Proyek senilai puluhan juta rupiah itu dijadwalkan selesai dalam 45 hari sejak awal April 2026. Namun hingga pertengahan Mei, progres baru mencapai sekitar 40 persen.

Adi menyebut pengawasan lapangan sangat lemah — pengawas proyek kerap datang terlambat sementara klaim lembur terus berjalan.

“Saya lihat banyak lembur, tapi progresnya tidak ada. Akhirnya saya evaluasi dan secara bertahap mengganti tenaga kerja yang ada,” ujarnya.

Akibat keterlambatan itu, anggaran proyek membengkak hingga ratusan juta rupiah. PT PSE juga terancam denda dari pengguna jasa. Adi memutuskan menahan sebagian pembayaran honor sebagai konsekuensi atas target yang tidak dipenuhi, meski ia tidak sepenuhnya menyalahkan para pekerja.

Proyek disebut akan tuntas akhir Juli 2026, dan perselisihan dengan mantan pekerja diklaim sudah diselesaikan secara damai.

“Saya akui memang ada beberapa pekerja yang pembayarannya sempat kami tahan karena target tidak tercapai. Tapi permasalahan itu sudah klir,” kata Adi.

Narasi yang beredar di media sosial — yang tidak menyertakan konteks keterlambatan proyek — kemudian diikuti oleh pendekatan pihak tak dikenal yang menawarkan penghapusan konten dengan imbalan uang. PT PSE melaporkan dugaan pemerasan tersebut ke Polres Bontang. (*/Zk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *