NIUS.id – Wali Kota Neni Moerniaeni melakukan mutasi perdana dalam pemerintahannya dengan merombak 145 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bontang, Selasa (21/4/2026).
Mutasi tersebut melibatkan pejabat pengawas hingga pejabat fungsional sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi. Dari total 145 pejabat yang dimutasi, terdiri dari 9 pejabat fungsional, 52 pejabat administrator (eselon III), serta 84 pejabat pengawas (eselon IV).
Jumlah tersebut merupakan sebagian kecil dari total sekitar 3.500 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bontang.
Pelantikan berlangsung di Auditorium 3D Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dan dihadiri sejumlah pejabat serta undangan. Dalam sambutannya, Neni menegaskan bahwa mutasi merupakan hal yang wajar dalam birokrasi.
“Mutasi ini adalah bagian dari penyegaran organisasi dan upaya meningkatkan kinerja ASN agar lebih optimal dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jabatan bukan sekadar posisi, melainkan kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan,” tegasnya.
Melalui langkah ini, pemerintah berharap roda organisasi dapat berjalan lebih efektif serta mampu merespons berbagai tantangan pembangunan daerah ke depan.
“Harapannya, roda pemerintahan dapat berjalan lebih efektif dan responsif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah,” tandasnya.
Laporan Wartawan NIUS.id, Lia Abdullah



