BontangKALTIMNEWS

HMB Desak DPRD Bontang Tolak Legalisasi THM

×

HMB Desak DPRD Bontang Tolak Legalisasi THM

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum HMB Cabang Bontang, Rozi Al Baihaqi. Foto/Istimewa

NIUS.id – Himpunan Mahasiswa Bontang (HMB) Cabang Bontang meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang tidak memberikan ruang terhadap keberadaan Tempat Hiburan Malam (THM) yang beroperasi di dekat lingkungan permukiman warga.

Ketua Umum HMB Cabang Bontang, Rozi Al Baihaqi, mengatakan keberadaan THM tidak hanya harus dilihat dari sisi ekonomi maupun potensi pendapatan daerah, tetapi juga dampak sosial yang dapat ditimbulkan bagi masyarakat.

Menurutnya, aktivitas hiburan malam yang berada di tengah lingkungan warga berpotensi memengaruhi kondisi sosial masyarakat, terutama anak-anak dan remaja.

“Kami meminta kepada DPRD agar dalam bentuk apa pun hal ini tidak dibenarkan, khususnya THM yang berada dekat lingkungan masyarakat,” ujarnya, Selasa (13/5/2026).

Rozi menilai anak-anak yang tumbuh di sekitar kawasan hiburan malam berisiko terpapar lingkungan sosial yang tidak sesuai dengan perkembangan usia mereka.

Ia khawatir kondisi tersebut dapat memengaruhi mental, pola pergaulan, hingga cara pandang generasi muda terhadap kehidupan sosial di lingkungan sekitar.

“Anak-anak bisa saja menganggap aktivitas itu sebagai hal yang biasa karena setiap hari mereka lihat. Ini yang menjadi kekhawatiran kami,” katanya.

Selain itu, HMB Cabang Bontang juga menyoroti potensi dampak sosial lain seperti konsumsi minuman keras, keributan, hingga terganggunya kenyamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurut Rozi, pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan THM di Kota Bontang, terutama yang berada di sekitar kawasan permukiman padat penduduk.

Ia menilai kebijakan terkait THM tidak boleh hanya berorientasi pada kepentingan ekonomi semata tanpa mempertimbangkan dampak sosial dalam jangka panjang.

“Kami berharap DPRD dan pemerintah lebih memprioritaskan kondisi sosial masyarakat serta masa depan generasi muda di Kota Bontang,” ucapnya.

HMB Cabang Bontang juga meminta pembahasan terkait THM melibatkan masyarakat, tokoh pemuda, akademisi, dan organisasi sosial agar keputusan yang diambil benar-benar mempertimbangkan kepentingan warga secara luas.

“Kalau bicara pembangunan kota, maka lingkungan sosial masyarakat juga harus dijaga,” tutupnya. (*/Zk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *