NIUS.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen mengintegrasikan program pengembangan anak ke dalam kurikulum sekolah agar dapat menjangkau anak-anak di pedalaman.
Komitmen itu disampaikan Wakil Gubernur Seno Aji dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kaltim di Samarinda, Kamis (30/7/2026).
“Program-program pendukung akan kami integrasikan ke dalam kurikulum sekolah agar bisa dirasakan sampai ke pelosok desa,” ujar Seno Aji.
Pendekatan ini dipilih agar anak-anak di daerah terpencil tidak perlu menunggu wadah khusus yang memerlukan waktu lama untuk dibentuk.
Seno mengakui program khusus pengembangan bakat anak belum tersedia secara luas.
“Program khusus untuk pengembangan bakat anak memang belum ada, kecuali bagi anak penyandang disabilitas yang mendapat perhatian secara khusus,” jelasnya.
Acara bertema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” ini juga menampilkan pameran layanan keluarga dan edukasi pola asuh bagi orang tua. (*/Zk)



