BontangKALTIMNEWS

Kian Sesak, Imam Tambah Daftar Penantang Ketum HIPMI Bontang

×

Kian Sesak, Imam Tambah Daftar Penantang Ketum HIPMI Bontang

Sebarkan artikel ini
Imam Ahmad Riskan memastikan diri ikut bertarung memperebutkan Kursi Ketua BPC HIPMI Bontang periode 2026-2029.

NIUS.id – Kursi Ketua BPC HIPMI Bontang semakin padat. Satu lagi nama yang resmi masuk dalam perebutan jabatan ketua periode 2026-2029. Imam Ahmad Riskan memastikan diri ikut bertarung.

Direktur CV SJA Indo itu menjadi kandidat terbaru yang meramaikan kontestasi. Kehadirannya membuat daftar penantang ketua HIPMI Bontang terus bertambah menjelang musyawarah cabang.

Imam datang membawa gagasan besar. Ia ingin HIPMI tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya pengusaha muda, tetapi juga rumah bersama yang mampu melahirkan wirausaha baru dan menggerakkan ekonomi daerah.

“Visi kami adalah mewujudkan HIPMI Bontang sebagai rumah besar pengusaha muda yang inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing dalam membangun kemandirian ekonomi daerah,” kata Imam Ahmad Riskan, Kamis (25/6/2026).

Kontestasi ketua HIPMI kali ini memang mulai menunjukkan tensi. Satu per satu nama bermunculan. Masing-masing datang dengan gagasan dan program yang ingin ditawarkan kepada anggota.

Imam memilih jalur kolaborasi. Ia menilai organisasi pengusaha harus mampu mempertemukan anggota dengan pemerintah, perusahaan, BUMN, hingga komunitas usaha.

“HIPMI harus menjadi tempat bertemunya ide, peluang usaha, dan kolaborasi yang nyata,” ujarnya.

Bukan hanya soal jaringan. Imam juga menyoroti persoalan yang selama ini dihadapi banyak pelaku usaha muda, yakni akses modal dan pendampingan usaha.

Ia menawarkan program pelatihan, mentoring, dan inkubasi bisnis untuk meningkatkan kapasitas anggota. Kerja sama dengan perbankan dan investor juga masuk dalam agenda yang akan didorong.

Sektor pangan menjadi perhatian khusus. Imam menilai produk lokal tidak boleh berhenti sebagai bahan mentah. Produk tersebut harus diolah agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Produk lokal harus naik kelas. Pengusaha muda harus berani mengambil peran dalam hilirisasi dan penguatan ekonomi daerah,” katanya.

Transformasi digital juga masuk dalam daftar prioritas. Pemanfaatan teknologi, kecerdasan buatan, hingga pemasaran digital dinilai menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari pelaku usaha.

Persaingan menuju kursi Ketua HIPMI Bontang pun kian sesak. Nama Imam Ahmad Riskan menambah panjang daftar penantang yang ingin memimpin organisasi pengusaha muda tersebut.

“HIPMI harus hadir bukan hanya untuk anggota, tetapi juga memberi dampak bagi pembangunan ekonomi daerah,” tutupnya. (*/AJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *