BerauKALTIMKRIMINALNEWS

Diserang di Dalam Rumah, Pria 56 Tahun di Berau Alami Belasan Luka Tusuk

×

Diserang di Dalam Rumah, Pria 56 Tahun di Berau Alami Belasan Luka Tusuk

Sebarkan artikel ini
Pelaku Masuk Lewat Jendela dan Tikam Korban. Foto/Istimewa

NIUS.idSeorang pria berusia 56 tahun menjadi korban penikaman brutal di rumahnya di Jalan Bujangga, Kelurahan Sei Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb, Berau, Selasa (28/4/2026) malam.

Korban, Ramli (56), kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Abdul Rivai akibat sejumlah luka tusuk di berbagai bagian tubuh.

Kapolres Berau, Ridho Tri Putranto melalui Kasubsipenmas, Muhammad Kasim Kahar, menjelaskan polisi langsung bergerak begitu menerima laporan warga. Petugas mendatangi lokasi, mengamankan TKP, dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka cukup serius—mulai dari satu tusukan di perut, tiga di lengan kiri, satu di bawah ketiak, hingga lima tusukan di bagian punggung, ditambah beberapa luka sayatan.

Peristiwa itu terjadi saat korban dan istrinya tengah beristirahat. Sekitar pukul 20.00 Wita, mereka mendengar suara mencurigakan dari arah jendela. Saat dicek, jendela yang sebelumnya terkunci ternyata sudah terbuka.

Korban sempat curiga ada pencuri sebelum masuk ke kamar lain untuk memastikan. Namun di situlah pelaku tiba-tiba menyerang dari belakang, memiting korban, lalu menikamnya berulang kali menggunakan badik.

Dalam kondisi terluka, korban masih sempat memperingatkan istrinya agar tidak mendekat. Sang istri yang panik tetap berusaha menolong dengan menarik dan memukul pelaku, namun pelaku berhasil kabur melalui pintu depan.

Ia bahkan sempat dikejar sambil diteriaki “pembunuh”, tetapi berhasil melarikan diri ke arah Jalan Prapatan I.

Saksi lain yang datang tak lama setelah kejadian mengaku melihat seorang pria tak dikenal berjalan cepat di sekitar rumah, sebelum akhirnya terdengar teriakan minta tolong dari dalam.

Dari olah TKP, polisi mengamankan satu bilah badik yang diduga digunakan pelaku, serta sejumlah barang lain termasuk pakaian korban untuk keperluan penyidikan.

Polisi menduga sementara kasus ini mengarah pada pencurian dengan pemberatan, mengingat pelaku masuk rumah pada malam hari melalui jendela yang diduga dibuka paksa. Meski begitu, kemungkinan motif lain seperti dendam pribadi juga masih didalami.

Saat ini, pelaku masih dalam pengejaran. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor. (*/Zk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *