EKONOMINEWS

Gandeng KCI, BSN Perluas Layanan Syariah ke Transportasi Publik

×

Gandeng KCI, BSN Perluas Layanan Syariah ke Transportasi Publik

Sebarkan artikel ini
PT Bank Syariah Nasional (BSN) menjalin kolaborasi strategis dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait pemanfaatan layanan perbankan syariah dan integrasi sistem pembayaran transportasi publik. Foto: BANK SYARIAH NASIONAL.

NIUS.id – PT Bank Syariah Nasional (BSN) mulai memperluas langkahnya ke sektor transportasi urban. Terbaru, BSN menjalin kerja sama dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait integrasi layanan perbankan dan sistem pembayaran transportasi publik.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi BSN untuk memperluas pasar, sekaligus mendorong penggunaan layanan keuangan syariah yang lebih inklusif dan praktis di tengah masyarakat perkotaan.

Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, mengatakan kerja sama ini merupakan langkah awal penting bagi BSN yang tergolong pemain baru, setelah resmi hadir pada akhir 2025.

“Melalui sinergi ini, kami ingin mempermudah akses masyarakat terhadap layanan perbankan, terutama lewat teknologi yang terintegrasi,” ujarnya, Rabu, (11/03/26)

Salah satu fokus utama kerja sama ini adalah menghadirkan Kartu Multi Trip (KMT) co-branding dengan desain khusus BSN. Selain itu, pengguna Commuter Line nantinya juga bisa melakukan top up saldo KMT langsung melalui sistem perbankan BSN, termasuk lewat aplikasi mobile banking mereka.

BSN sendiri mengandalkan aplikasi Bale Syariah yang diluncurkan pada Februari 2026. Aplikasi ini sudah dilengkapi lebih dari 140 fitur, mulai dari layanan finansial hingga non-finansial.

Hingga Februari 2026, Bale Syariah tercatat telah digunakan oleh lebih dari 126 ribu pengguna, dengan total transaksi mencapai Rp1,57 triliun. Angka ini menjadi bekal bagi BSN untuk masuk lebih jauh ke ekosistem transportasi publik.

Tak hanya layanan ritel, kerja sama ini juga menyasar kebutuhan korporasi. BSN akan menyediakan berbagai layanan untuk KCI, mulai dari cash management system, virtual account, hingga pengelolaan payroll karyawan.

“Kerja sama ini tidak hanya soal transaksi, tapi juga mencakup pengelolaan keuangan perusahaan dan kesejahteraan pegawai, termasuk pembiayaan berbasis syariah seperti KPR dan cicilan emas,” jelas Alex.

Sementara itu, Direktur Utama KCI, Mochamad Purnomo Sidi, menilai kolaborasi ini bisa mempercepat adopsi transaksi non-tunai di sektor transportasi.

Menurutnya, kehadiran KMT co-branding akan memberikan kemudahan lebih bagi pengguna Commuter Line, terutama dalam hal pengisian saldo yang kini bisa dilakukan langsung lewat aplikasi tanpa harus ke stasiun.

“Dengan perkembangan teknologi, top up tidak lagi terbatas di loket. Ini tentu memudahkan pengguna,” katanya.

Ke depan, kerja sama ini diharapkan tidak berhenti di layanan operasional saja. KCI membuka peluang untuk memperluas kolaborasi, termasuk di bidang pendanaan dan layanan perbankan lainnya.

“Harapannya, kolaborasi ini bisa memperkuat bisnis kedua pihak sekaligus memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” tutupnya. (*/Zk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *