Bontang

Sejarah Kota Bontang

×

Sejarah Kota Bontang

Sebarkan artikel ini

NIUS.id – Bontang menyimpan latar belakang yang kaya dan unik. Julukan “Bontang” diambil dari bahasa lokal yang memiliki arti “berburu” atau “berkumpul,” melambangkan kebiasaan penduduk awal yang bermukim dari perburuan dan mengumpulkan produk alam.

Selain itu yang berpendapat sebutan “Bontang” berasal dari akronim bahasa dari Belanda dan Inggris, di mana “bond” artinya kelompok dan ikatan kebersamaan, serta “tang” dari ungkapan “pendatang”.

Maka dari itu, Kawasan Bontang dapat diartikan sebagai wilayah yang dulunya menjadi tempat bertemunya para pengembara.

Mulai zaman era kolonial, lokasi ini telah menjadi sentra perdagangan, terutama karena lokasinya yang krusial di tepi laut timur Kalimantan.

Perkembangan terkini Bontang berawal pada tahun 1970-an dengan dijumpai stok gas alam dan minyak mentah di lokasi tersebut.

Penemuan ini menarik perhatian penanam modal dan memicu ekspansi sektor energi yang sekarang menjadi penopang utama keuangan kota ini.

Sektor Energi

Bidang energi adalah pilar sentral di Bontang. Daerah ini terkenal sebagai rumah bagi 2 korporasi raksasa: PT Pupuk Kaltim dan PT Badak LNG.

PT Pupuk Kaltim adalah salah satu penghasil pupuk paling besar di Asia Tenggara, sementara PT Badak LNG adalah salah satu unit pemurnian gas cair terluas di dunia.

Industri besar ini tidak hanya membuka kesempatan kerja bagi sejumlah besar orang lokal, tetapi juga memberikan andil terhadap revenue lokal dan tingkat negara.

Keberadaan sarana ini juga memicu ekspansi industri tambahan, seperti infrastruktur, transportasi, dan servis.

Perikanan dan Kelautan

Selain sektor energi, Bontang juga menyimpan ranah perikanan yang kuat.

Wilayah pantai Bontang yang berlimpah akan potensi maritim menjadikannya lokasi utama perikanan yang berpengaruh.

Sektor kelautan, mulai dari penangkapan hingga pengolahan hasil laut, membuka mata pencaharian bagi ribuan penduduk lokal dan turut memperkaya kesejahteraan daerah.

Pariwisata di Bontang

Bontang menyediakan berbagai destinasi wisata yang memikat bagi wisatawan lokal maupun internasional.

Taman Nasional Kutai

Taman Nasional Kutai adalah salah satu wilayah perlindungan paling besar di Tanah Air, yang berposisi tidak jauh dari Bontang.

Tempat ini dikenal dengan biodiversitasnya, termasuk populasi kera besar, berbagai spesies burung, dan vegetasi hutan yang langka.

Orang yang datang dapat menjelajahi jalan kaki alam, bermalam, dan mengamati satwa liar di ekosistem asli.

Pulau Beras Basah

Pulau Beras Basah adalah tujuan wisata tepi laut yang terkenal. Tempat ini terkenal karena pasir putihnya yang halus dan air biru yang transparan.

Kegiatan yang bisa dilakukan di pulau ini di antaranya menyelam dangkal, selam laut, dan berkano.

Pulau ini menyuguhkan keindahan laut yang menakjubkan dengan struktur koral yang berwarna-warni.

Desa Selangan

Desa Selangan merupakan model kawasan budaya yang menawarkan budaya asli yang autentik.

Turis dapat mengamati keseharian orang lokal, seperti mengolah bahan, dan menjala dengan teknik kuno.

Desa ini juga menyediakan makanan lokal yang memikat lidah.

Laporan Wartawan NIUS.id, AJ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *