BontangKALTIMNEWSOLAHRAGA

KONI Bontang Ungkap Penyebab 25 Atlet Tertolak Porprov 2026

×

KONI Bontang Ungkap Penyebab 25 Atlet Tertolak Porprov 2026

Sebarkan artikel ini
KONI Bontang Ungkap Penyebab 25 Atlet Tertolak Porprov 2026
Ketua KONI Kota Bontang, Andi Amri

NIUS.id – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bontang, Andi Muhammad Amri, ungkap sejumlah faktor yang menyebabkan 25 atlet tercatat tertolak dalam sistem pendaftaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser.

Status tersebut tidak sepenuhnya disebabkan persoalan administrasi kependudukan. Sejumlah atlet memilih mengundurkan diri, sementara lainnya terkendala persyaratan keabsahan yang ditetapkan dalam penyelenggaraan Porprov.

“Perlu kami luruskan kembali bahwa 25 atlet bukan murni tertolak karena ber-KTP luar Kaltim,” kata Andi Amri.

Menurutnya, status tertolak yang muncul dalam aplikasi memiliki penyebab berbeda. Sebagian atlet telah terdaftar dalam sistem, tetapi kemudian tidak melanjutkan proses keikutsertaan.

Atlet Mundur karena Cedera hingga Pendidikan

Amri menjelaskan, terdapat 19 atlet ber-KTP Bontang yang sebelumnya telah terinput dalam sistem, tetapi memutuskan mengundurkan diri.

Pengunduran diri tersebut dilatarbelakangi berbagai kondisi. Beberapa atlet mengalami cedera, sebagian harus melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sedangkan lainnya tidak memperoleh izin dari orang tua.

“Ada 19 atlet ber-KTP Bontang yang sudah terinput, tetapi mengundurkan diri karena berbagai kendala. Ada yang cedera, melanjutkan kuliah, dan tidak diizinkan orang tuanya,” jelas Amri.

Kondisi tersebut membuat nama-nama atlet yang sebelumnya telah didaftarkan tetap terekam dalam aplikasi, meskipun tidak lagi melanjutkan tahapan menuju pertandingan.

Sembilan Atlet Terkendala Keabsahan

Selain pengunduran diri, Andi memerinci sembilan atlet yang menghadapi kendala dalam pemeriksaan keabsahan peserta.

Lima atlet di antaranya sebenarnya telah memenuhi persyaratan mutasi. Namun, surat mutasi yang diterbitkan pengurus cabang olahraga belum disertai rekomendasi dari KONI provinsi asal.

“Lima atlet sebenarnya sudah bisa memenuhi syarat mutasi, tetapi surat mutasi dari pengurus cabang tidak diketahui atau tidak mendapat rekomendasi dari KONI provinsinya,” terangnya.

Sementara itu, dua atlet lainnya terkendala ketentuan keikutsertaan karena sebelumnya telah meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON).

Satu atlet juga menghadapi persoalan administrasi kependudukan. Meski telah tinggal selama delapan tahun di lingkungan pondok pesantren, atlet tersebut belum mengurus perpindahan KTP sehingga identitas kependudukannya masih tercatat di Sulawesi.

Adapun satu atlet lainnya tidak memenuhi ketentuan batas usia maksimum sebagaimana diatur dalam Technical Handbook (THB) cabang olahraga yang bersangkutan.

“Dua atlet sudah mendapatkan medali emas di PON, satu atlet sudah delapan tahun tinggal di pesantren tetapi KTP-nya masih di Sulawesi, dan satu lainnya melebihi batas usia maksimum THB cabornya,” paparnya.

876 Atlet Bontang Lolos Verifikasi

Sebelumnya, KONI Bontang mengajukan sebanyak 901 atlet untuk mengikuti Porprov Kaltim 2026. Setelah melewati proses pemeriksaan administrasi dan keabsahan, sebanyak 876 atlet dinyatakan memenuhi persyaratan.

Pada pemeriksaan awal, sebanyak 40 nama sempat berstatus tertolak dalam sistem pendataan. Namun, 15 atlet berhasil memenuhi persyaratan melalui Delegation Registration Meeting (DRM) yang berlangsung pada 22–24 Oktober 2026.

Hasil verifikasi tersebut menjadi dasar penetapan jumlah atlet Bontang yang disiapkan mengikuti pertandingan pada 60 cabang olahraga.

Meski terdapat penyesuaian jumlah peserta, KONI Bontang memastikan persiapan kontingen tetap berjalan dengan mengandalkan atlet yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan.

“Kami tetap berangkatkan. Cabor yang atletnya tertolak sudah kami antisipasi dengan atlet cadangan yang memang juga kami daftarkan,” tegas Andi.

Laporan Wartawan NIUS.id, Zuajie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *