NIUS.id – Tujuh penari cilik dari Tim Hom Kids, Yayasan Hasta Karya Olah Mandiri, berhasil menyabet juara pertama dalam Lomba Tari Kreasi Nusantara yang digelar di Taman Adipura, Bontang Kuala, Kota Bontang.
Kompetisi yang dirangkai dengan Creative Market UMKM tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Bontang.
Sebanyak 24 peserta mengikuti perlombaan yang terbagi dalam empat kategori. Salah satunya kategori Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga kelas III Sekolah Dasar (SD).
Tim Hom Kids tampil membawakan tarian bertajuk Ngeladang. Penampilan mereka berhasil mengantarkan kelompok tari tersebut meraih juara pertama.
Ketujuh penari cilik yang tergabung dalam tim pemenang adalah Afiyah, Inara, Naura, Sabiqah, Kharisma, Naura, dan Kinan.
Keberhasilan mereka menjadi pencapaian bagi kelompok tari binaan Yayasan Hasta Karya Olah Mandiri dalam mengembangkan bakat seni anak sejak usia dini.
Orang Tua Bangga, Penampilan Anak Berbuah Juara
Syahria, orang tua Afiyah, menjadi salah satu narasumber terkait keberhasilan Tim Hom Kids dalam kompetisi tersebut.
Prestasi yang diraih Afiyah bersama enam rekannya menjadi momen membanggakan bagi keluarga yang mendukung keikutsertaan anak-anak dalam kegiatan seni tari.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi pengalaman bagi para peserta untuk mengembangkan kemampuan, keberanian, serta kekompakan saat tampil di hadapan penonton.
Berikut rancangan kutipan Syahria yang masih perlu dikonfirmasi:
“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bangga anak-anak bisa meraih juara pertama. Mereka sudah berusaha memberikan penampilan terbaik. Tentu ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami sebagai orang tua,” ujar Syahria.
Ia berharap pencapaian tersebut dapat memberikan motivasi bagi anak-anak untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang seni.
“Harapan kami, anak-anak tidak berhenti sampai di sini. Mereka harus terus belajar dan berlatih supaya kemampuannya semakin berkembang. Yang terpenting mereka senang, percaya diri, dan berani tampil,” katanya.
Lomba Tari Kreasi Nusantara menjadi salah satu kegiatan yang memeriahkan peringatan hari jadi Kota Bontang.
Selain menghadirkan kompetisi tari, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Creative Market UMKM yang memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam perayaan.
Kehadiran perlombaan seni tari menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal keberagaman budaya Nusantara melalui gerak dan pertunjukan.
Bagi Tim Hom Kids, kemenangan melalui tarian Ngeladang menjadi pengalaman sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan seni tari.
Syahria berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan agar anak-anak di Kota Bontang memiliki kesempatan menunjukkan bakat dan kreativitas mereka.
“Kami berharap kegiatan seperti ini semakin sering dilaksanakan. Anak-anak membutuhkan ruang untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka. Semoga pengalaman ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus berprestasi,” tuturnya.
Laporan Wartawan NIUS.id, Zuajie



