ADVERTORIAL

PT Badak LNG Salurkan Bantuan Pangan Diet Khusus Anak di Bontang Selatan

×

PT Badak LNG Salurkan Bantuan Pangan Diet Khusus Anak di Bontang Selatan

Sebarkan artikel ini
PT Badak LNG Salurkan Bantuan Pangan Diet Khusus Anak di Bontang Selatan
Penyaluran bantuan Pangan Diet Khusus (PDK) PT Badak LNG bagi anak-anak di Kecamatan Bontang Selatan sebagai bagian dari program penanganan stunting. (FOTO: Aji/NIUS.id)

NIUS.id – PT Badak LNG menyalurkan bantuan Pangan Diet Khusus (PDK) kepada 40 anak di Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang. Bantuan berupa susu khusus tersebut diberikan selama tiga bulan untuk mendukung penanganan stunting.

Manager CSR dan Relation PT Badak LNG, Putra Peni Luhur Wibowo, mengatakan bantuan dibagi kepada 20 anak di wilayah Puskesmas Bontang Selatan I dan 20 anak di Puskesmas Bontang Selatan II.

Program ini menyasar anak-anak yang membutuhkan intervensi gizi berdasarkan rekomendasi Dinas Kesehatan. Terlebih, sekitar 600 anak di Bontang Selatan disebut mengalami stunting.

“Harapannya ini menjadi role model bahwa Badak LNG ikut andil dalam pencegahan stunting,” ujar Luhur.

Bantuan PDK disesuaikan dengan usia dan kebutuhan gizi penerima. Petugas puskesmas akan memantau perkembangan anak selama program berlangsung.

“Anaknya yang stunting itu kekurangannya apa, itu yang kami targetkan di situ,” jelasnya.

Luhur menyebut program tersebut merupakan kelanjutan intervensi gizi perusahaan. Tahun lalu, PT Badak LNG juga memberikan bantuan vitamin kepada ibu hamil selama tiga bulan.

“Tahun lalu juga di tempat ini kami melakukan intervensi, tapi untuk ibu yang masih hamil. Itu kami kasih vitamin agar dia sehat, tensinya bagus, dan lain-lain,” katanya.

Hindari Bantuan Tumpang Tindih

Luhur memastikan bantuan PDK tidak menggandakan program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG). Penerima dipilih berdasarkan kebutuhan agar anak yang belum mendapat intervensi tetap terjangkau.

“Kami mengisi celahnya di situ. Jadi tidak overlap, tidak dobel-dobel,” terangnya.

Menurutnya, keterlibatan perusahaan diperlukan untuk memperluas jangkauan penanganan stunting tanpa membuat bantuan menumpuk pada penerima yang sama.

“Khawatirnya nanti kalau MBG ada, Badak ada, nanti ada dobel. Kasihan yang enggak dapat malah nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Bontang Selatan, Ahmad Efa Yuliansyah, mengapresiasi keterlibatan PT Badak LNG dalam membantu pemerintah menangani stunting.

“Kami berterima kasih kepada PT Badak atas program yang diberikan terkait stunting ini. Kami sangat senang, saat ini memang kami butuh bantuan,” kata Efa.

Ia menegaskan, penanganan stunting membutuhkan kolaborasi pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada persoalan kesehatan.

“Kita butuh kolaborasi dari segala sisi. Kita selalu ingin bekerja sama. Tidak hanya stunting, pekerjaan dan kesejahteraan juga. Semoga tetap bisa berkesinambungan,” pungkasnya.

Laporan Wartawan NIUS.id, Zuajie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *