BontangNEWSPOLITIKUTAMA

Pengurus PKB Bontang Dilantik, Firman Perkuat Konsolidasi Politik

×

Pengurus PKB Bontang Dilantik, Firman Perkuat Konsolidasi Politik

Sebarkan artikel ini
Pengurus PKB Bontang Dilantik, Firman Perkuat Konsolidasi Politik
Ketua PKB Bontang, Firman, bersama jajaran pengurus DPC PKB periode 2026–2031 dalam rangkaian pelantikan, orientasi politik, dan Muskercab, Kamis (29/10/2026). (FOTO: YUB/NIUS.id)

NIUS.id – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bontang periode 2026–2031 resmi dilantik, Kamis (29/10/2026). Ketua PKB Bontang, Firman, langsung menekankan pentingnya konsolidasi politik dan memperkuat hubungan partai dengan masyarakat.

Pelantikan pengurus PKB Bontang tersebut dirangkai dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab). Agenda ini menjadi momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus menyusun strategi politik partai dalam menghadapi tantangan lima tahun ke depan.

Firman mengajak seluruh pengurus dan kader tidak hanya aktif dalam kegiatan internal partai. Ia ingin PKB semakin dekat dengan masyarakat melalui komunikasi yang berkelanjutan.

“Mari kita bangun PKB yang terus hadir di tengah-tengah masyarakat dan meningkatkan komunikasi dengan masyarakat,” ujar Firman.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi modal penting bagi keberlangsungan partai. Karena itu, pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu membangun hubungan yang lebih erat dengan warga.

PKB Bontang Diminta Tidak Menunggu Pemilu

Ketua PKB Kalimantan Timur, Syaruddin, turut memberikan arahan kepada jajaran pengurus yang baru dilantik.

Ia mengingatkan seluruh kader agar tidak terlena dengan anggapan bahwa pelaksanaan pemilu masih lama. Menurutnya, kerja politik harus dilakukan secara konsisten, bukan hanya ketika memasuki masa kampanye.

“Jangan menganggap pemilu masih lama. Anggaplah bahwa setiap hari itu adalah pemilu,” tegas Syaruddin.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa konsolidasi politik PKB Bontang perlu berjalan sejak awal masa kepengurusan.

Syaruddin menilai pola pikir tersebut penting diterapkan oleh seluruh kader dan politisi PKB. Kehadiran partai di tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap partai politik maupun lembaga legislatif.

Konsolidasi Politik Berlandaskan Prinsip PKB

Selain memperkuat komunikasi dengan masyarakat, Syaruddin meminta pengurus mencermati berbagai fenomena politik yang berkembang.

Perubahan dinamika politik dinilai perlu menjadi perhatian dalam menyusun langkah organisasi. Namun, strategi yang dibangun harus tetap berpijak pada landasan pemikiran dan prinsip politik PKB.

Melalui orientasi politik dan Muskercab, kepengurusan PKB Bontang periode 2026–2031 memiliki ruang untuk menyelaraskan arah organisasi, memperkuat koordinasi kader, serta merumuskan program kerja partai.

Konsolidasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada agenda pelantikan, melainkan berlanjut melalui aktivitas politik yang konsisten dan kedekatan dengan masyarakat.

“Ini fenomena yang harus kita bedah dan cermati agar kita bisa mendesain politik PKB yang berpijak pada Manhaj Al-Fikr atau Mabda Siyasi PKB,” pungkas Syaruddin.

Laporan Wartawan NIUS.id, YUB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *