NIUS.id – Lapas Bontang memperketat pengawasan di lingkungan blok hunian menyusul adanya dugaan pelanggaran yang menjadi perhatian. Tim Patroli dan Penindakan (Patnal) diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan investigasi secara menyeluruh guna memastikan kondisi lapas tetap aman dan kondusif.
Pemeriksaan dilakukan dengan menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan dan berpotensi dimanfaatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk melakukan aktivitas yang melanggar aturan.
Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Bontang, Arif Afandi, mengatakan pengawasan terhadap seluruh blok hunian terus ditingkatkan. Pemeriksaan juga dilakukan secara mendadak sebagai bagian dari upaya mencegah terjadinya pelanggaran.
“Hasil pemeriksaan dan penyelidikan tidak ditemukan barang-barang terlarang dan juga tidak ada praktik penipuan. Apalagi sewa ponsel,” ungkap Arif kepada media ini, Minggu (16/8/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mencari adanya pelanggaran, tetapi juga mengevaluasi sistem pengawasan dan pengamanan yang selama ini diterapkan di lingkungan Lapas Bontang.
Informasi maupun laporan yang masuk turut ditelusuri untuk memastikan tidak ada celah keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh warga binaan untuk menjalankan aktivitas yang bertentangan dengan ketentuan.
“Kita pastikan tidak ada aktivitas yang melanggar aturan. Semua kondusif,” tegasnya.
Arif mengatakan Lapas Bontang akan terus melakukan pembenahan, khususnya dalam aspek pengamanan dan pengawasan terhadap warga binaan.
Ia juga mengajak masyarakat maupun pihak terkait untuk menyampaikan informasi, masukan, ataupun kritik melalui saluran resmi apabila menemukan dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan aktivitas di dalam lapas.
“Kami terus berbenah dalam pengawasan. Bahkan koordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) apabila ada hal yang melanggar hukum,” pungkasnya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Bontang menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus memastikan seluruh proses pembinaan warga binaan berjalan sesuai aturan. (*/Zk)



