NIUS.id – Dalam upaya memperkuat pendidikan karakter dan nilai keagamaan, SMPN 9 Bontang Utara menerapkan program pembelajaran Al-Qur’an menggunakan metode Ummi. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an para pelajar sesuai dengan tingkat kemampuannya.
Kepala SMPN 9 Bontang Utara, Lilyn Indriyawati, menjelaskan bahwa metode Ummi digunakan secara bertahap, mulai dari jilid 1 hingga jilid 6, kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran membaca langsung dari mushaf Al-Qur’an. Setiap siswa akan dikelompokkan berdasarkan kemampuan mereka, agar proses belajar lebih efektif dan terarah.
“Anak-anak belajar sesuai kemampuan. Ada yang baru mulai mengenal huruf hijaiyah, dan ada juga yang sudah lancar membaca Al-Qur’an,” ujar Lilyn, Rabu (22/10/2025).
Sekolah menyiapkan sembilan guru ngaji khusus yang bertugas mendampingi 344 peserta didik dalam proses pembelajaran ini. Setiap guru memiliki tanggung jawab untuk membimbing kelompok siswa berdasarkan tingkat bacaannya, memastikan setiap anak mendapatkan perhatian dan pendampingan yang optimal.
Menurut Lilyn, program ini merupakan wujud komitmen sekolah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki pondasi spiritual dan moral yang kuat.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas di bidang pelajaran umum, tapi juga memiliki kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an dengan baik,” tuturnya.
Ia menambahkan, pembelajaran metode Ummi juga menanamkan kedisiplinan, kesabaran, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Dengan pelaksanaan yang terstruktur, sekolah menargetkan seluruh lulusan sudah mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar dan tartil.
“Harapan kami, setiap lulusan SMPN 9 Bontang Utara bisa membaca Al-Qur’an dengan benar dan menjadikannya pedoman hidup,” pungkasnya.
Program ini menjadi salah satu langkah nyata sekolah dalam mengintegrasikan pendidikan karakter berbasis agama ke dalam sistem pembelajaran modern di Bontang. (*)


